Breaking News:

Bupati Magelang Dorong Anak Muda Peduli Lingkungan Lewat Pekan Konservasi Milenial Windusari

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang berupaya meningkatkan kesadaran keseimbangan alam bagi masyarakatnya.

dok Pemkab Magelang
Bupati Magelang saat membuka acara Pekan Konservasi Milenial Windusari, Senin (20/12/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang berupaya meningkatkan kesadaran keseimbangan alam bagi masyarakatnya.

Hal ini pun dilakukan dengan mengadakan Pekan Konservasi Milenial Windusari di Gedung Seni Desa Girimulyo, Kecamatan Windusari, pada Senin (20/12/2021).

Bupati Magelang Zaenal Arifin mengatakan, pengadaan kegiatan ini sangat mendorong anak-anak muda agar lebih mencintai lingkungannya.

Baca juga: Lebih dari 500 Ribu Anak Usia 6-11 Tahun di Seluruh Indonesia Sudah Tervaksin Covid-19 

Seperti, pelaksanaan reboisasi sebagai bagian dari upaya konservasi adalah kegiatan penghijauan berupa penanaman pohon untuk menanggulangi berbagai masalah alam seperti kekurangan sumber air, tanah longsor, kekeringan, hutan gundul dan lain sebagainya yang merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa ini. 

Menurutnya, secara umum kesadaran kelompok kaum muda, khususnya kelompok milenial terhadap isu-isu lingkungan hidup dan konservasi alam saat ini semakin tinggi.

Bahkan banyak kelompok milenial yang aktif sebagai relawan pelestarian lingkungan demi kehidupan yang lebih baik. 

"Para ahli dari luar negeri ini sudah memperkirakan bahwa akan terjadi global warming (pemanasan secara global) sekitar tahun 2040. Maka hal tersebut akan menimbulkan konsekuensi yaitu salah satunya dengan terjadinya kekeringan yang akan berdampak pada hasil panen. Maka kedepan akan terjadi persaingan pangan. Tentunya kita tidak berharap hal itu akan terjadi," katanya.

Ia menegaskan, bahwa menjaga alam merupakan salah satu upaya penting agar manusia tetap bisa hidup lebih lama. Sementara alam yang rusak pasti akan membawa dampak yang buruk bagi manusia. 

"Sehingga pelestarian alam menjadi hal yang wajib," tegasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved