Breaking News:

Orangtua Wajib Tahu, Ini Gejala Varian Omicron pada Anak

Dr David Llyod mengatakan telah menemukan sekitar 15 persen anak-anak yang terkena kasus awal Omicron mengalami gejala yang tidak biasa

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
SHUTTERSTOCK/natatravel
Ilustrasi varian Omicron 

Tribunjogja.com - Varian baru virus corona bernama Omicron kini telah masuk di Indonesia. 

Sudah ada 3 orang yang terkonfirmasi terinfeksi Omicron.

Negara tetangga seperti Malaysia juga melaporkan kenaikan jumlah warga terinfeksi varian baru virus penyebab Covid-19 ini.

varian Omicron atau B.1.1.529  yang sudah ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) sebagai varian baru COVID-19
varian Omicron atau B.1.1.529 yang sudah ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) sebagai varian baru COVID-19 (covid19.go.id)

Sebelumnya, Covid-19 varian Omicron ini pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan, dan dalam waktu singkat mulai banyak negara lain yang juga melaporkan temuan kasus varian terbaru ini di wilayah mereka diantaranya, Singapura, Mlaysia, Australia, Kanada, Jepang, Inggris dan masih banyak lagi.

Hal ini tentu membuat warga Indonesia kembali hidup dalam kekhawatiran, terutama para orang tua dengan anak balita yang hingga saat ini masih belum terlindungi oleh vaksin.

Dokter umum yang berbasis di Inggris, David Lloyd menghimbau para orang tua untuk lebih waspada dengan varian baru ini.

Kepada Sky News, dokter dari London Utara, Dr David Llyod mengatakan telah menemukan sekitar 15 persen anak-anak yang terkena kasus awal Omicron mengalami gejala yang tidak biasa, selain gejala umum muncul ruam-ruam dan bintik di badan.

“Kami selalu memiliki sekelompok kecil pasien dengan Covid-19 yang mengalami ruam aneh, tetapi hingga 15

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved