Breaking News:

Berita Klaten Hari Ini

Tinjau Korban Banjir Carikan, Bupati Klaten Sri Mulyani : Semuanya Sehat dan Bantuan Sudah Dikirim

Bupati Klaten Sri Mulyani mengunjungi puluhan warga yang mengungsi ke kantor Desa Carikan, Kecamatan Juwiring, Jumat (17/12/2021) siang.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Bupati Klaten Sri Mulyani saat berbincang dengan para pengungsi banjir di Kantor Desa Carikan, Juwiring, Jumat (17/12/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Bupati Klaten Sri Mulyani mengunjungi puluhan warga yang mengungsi ke kantor Desa Carikan, Kecamatan Juwiring, Jumat (17/12/2021) siang.

Puluhan warga itu mengungsi ke kantor desa setempat karena rumahnya diterjang banjir pada Kamis (16/12/2021) malam setinggi 1 meter.

Pantauan Tribunjogja.com di lokasi, Mulyani tiba sekitar pukul 13.15 WIB.

Mulyani kemudian berbincang dengan sejumlah warga dan kepala desa di luar kantor desa.

Baca juga: Sungai Buntung Klaten Meluap, 110 Warga di 2 Desa Terpaksa Mengungsi

Beberapa saat setelahnya, ia memasuki ruang kantor desa dan berbincang dengan puluhan pengungsi yang didominasi oleh lanjut usia, ibu-ibu dan anak-anak.

"Kita di balai desa carikan ini untuk melihat secara langsung kondisi pengungsi setelah rumahnya kemarin sore kena banjir," ujar Mulyani pada Tribunjogja.com di sela-sela kegiatan.

Menurut Mulyani, saat berbincang dengan para pengungsi, dirinya mendapat laporan jika masyarakat yang mengungsi itu dalam kondisi baik.

Ia menyebut jika bantuan berupa selimut, makanan, vitamin dan obat-obatan juga telah dikirim oleh pihak BPBD Klaten dan sejumlah relawan.

"Masyarakat saya cek kondisinya baik, sehat dan logistik juga cukup karena banyak bantuan kepada warga," jelasnya.

Kemudian Mulyani juga mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai di Kabupaten Klaten untuk tetap waspada selama masuknya puncak musim penghujan.

Baca juga: Puluhan Pengungsi Banjir Carikan Klaten Masih Bertahan di Balai Desa

Sementara itu, Kepala Desa Carikan, Katiyono mengatakan banjir kali ini merupakan banjir yang terparah menimpa desanya sejak beberapa tahun ini.

Sebab, banjir di Desa Carikan merendam hampir 60 persen wilayahnya dengan ketinggian bervariasi dari 10 sentimeter hingga 1 meter.

"Tapi yang mengungsi hanya 30 warga, sebab yang dievakuasi ini yang banjirnya cukup dalam sekitar 1 meter. Rumah saya juga terendam sampai 60 sentimeter," jelas dia.

Menurutnya, penyebab banjir kali ini selain tingginya intensitas hujan juga karena adanya beberapa bangunan yang dibangun warga di bantaran sungai sehingga mengganggu aliran air.

"Ini perlu dibenahi secara bersama-sama dan melibatkan semua pihak," ucapnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved