Breaking News:

Serahkan SK Pengangkatan CPNS, Ini Pesan Bupati Magelang

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang menyerahkan sebanyak 466 SK Pengangkatan CPNS formasi Tahun 2019 dan pengambilan sumpah/janji PNS

Dok Pemkab Magelang
Bupati Magelang Zaenal Arifin saat menyerahkan SK Pengangkatan CPNS formasi Tahun 2019 dan mengambilan sumpah/janji. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang menyerahkan sebanyak 466 SK 
Pengangkatan CPNS formasi Tahun 2019 dan pengambilan sumpah/janji PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang, pada Rabu (15/11/2021) lalu.

Pada pengangkatan tersebut, Bupati Magelang berpesan, agar para ASN milenial harus mampu membawa sistem pemerintah menjadi lebuh maju dengan memanfaatkan teknologi dan internet.

"Jangan sampai terjebak dalam rutinitas semata, serta harus mampu melakukan terobosan atau inovasi sesuai dengan tugas dan tanggung jawab jabatannya, sehingga masyarakat bisa merasakan kehadiran nyata Pemerintah," ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com, pada Jumat (17/12/2021).

Baca juga: Banjir Mulai Surut, Pedagang Pasar Tuwanan Klaten Mulai Membersihkan Kios

Ia mengatakan, pelaksanaan sumpah janji PNS merupakan amanat Surat Edaran Badan Kepegawaian Negara Nomor 10/SE/IV/2020 tentang Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS melalui Media Elektronik/Teleconfrene pada masa status keadaan tertentu (Darurat Bencana Wabah akibat Covid-19).

"Pengambilan sumpah dan janji PNS ini, secara khusus bertujuan membina dan menciptakan PNS yang bersih, jujur dan bersemangat mengabdi, serta sadar akan tugas dan tanggung jawab sebagai unsur Aparatur Negara, Abdi Negara dan Abdi Masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa, Masyarakat, Bangsa dan Negara," katanya

Lebih lanjut, Zaenal menjelaskan Pemerintah sedang memacu peningkatan kualitas ASN dalam rangka menciptakan generasi SMART ASN guna mewujudkan birokrasi berkelas dunia.

Di mana setiap ASN harus adaptif terhadap teknologi agar kinerja pelayanan lebih cepat, akurat, dan efisien. 

Baca juga: Malam Tahun Baru, Warga Dilarang Parkir Kendaraan di Alun-alun Wonosari Gunungkidul

Menurutnya, digitalisasi birokrasi untuk pelayanan yang optimal, adalah hal yang tak bisa dihindari.

Tranformasi birokrasi akan memudahkan akses pelayanan kepada masyarakat serta menjadi kekuatan dan peluang untuk menjawab tantangan menuju Visi Indonesia 2024.

"Untuk itu, ASN harus mampu bertransformasi dalam pola pikir dan cara kerja serta memiliki literasi digital, ASN juga harus responsif terhadap dinamika dan perubahan yang ada. Sebagai ASN Milenial, Saudara-saudara juga harus menguasai teknologi, merubah gaya manual menjadi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)," terangnya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved