Breaking News:

Berita Klaten Hari Ini

Puluhan Pengungsi Banjir Carikan Klaten Masih Bertahan di Balai Desa

Para pengungsi yang didominasi oleh lanjut usia (lansia), ibu-ibu dan anak-anak itu bertahan karena ingin memastikan kondisi aman terkendali dahulu.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Situasi puluhan warga yang terdampak banjir saat mengungsi di Kantor Desa Carikan, Juwiring, Klaten, Jumat (17/12/2021). 

TRIBUNJOGJA COM, KLATEN - Puluhan pengungsi yang terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Buntung yang melintasi Desa Carikan, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah masih bertahan di kantor desa setempat.

Para pengungsi yang didominasi oleh lanjut usia (lansia), ibu-ibu dan anak-anak itu bertahan karena ingin memastikan kondisi aman terkendali dahulu.

Sebab jika hujan turun lagi, bukan tidak mungkin rumahnya ikut tergenang lagi.

"Sampai Jumat ini, masih ada sekitar 20 warga yang masih bertahan di kantor desa," ujar Kepala Desa Carikan, Katiyono saat Tribunjogja.com temui di desa itu, Jumat (17/12/2021).

Baca juga: Banjir Mulai Surut, Pedagang Pasar Tuwanan Klaten Mulai Membersihkan Kios

Menurutnya, para pengungsi yang didominasi oleh lansia dan anak-anak itu juga telah mendapatkan perawatan dan pemeriksaan kesehatan dari bidan desa setempat.

Sebab, beberapa warga ada yang mengeluhkan perut kembung, masuk angin, hingga sakit kepala.

Terkait konsumsi bagi para pengungsi, lanjut dia, sudah diberikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten dan sejumlah relawan dari Kecamatan Juwiring hingga Relawan dari Solo Raya.

"Sekarang sudah normal dan makannya sudah dijamin dari desa dan BPBD serta pihak relawan banyak juga yang memberikan," ucapnya.

Diakui Katiyono, banjir kali ini merupakan banjir yang terparah menimpa desanya sejak beberapa tahun ini.

Baca juga: Sungai Buntung Klaten Meluap, 110 Warga di 2 Desa Terpaksa Mengungsi

Sebab, banjir di Desa Carikan merendam hampir 60 persen wilayahnya dengan ketinggian bervariasi dari 10 sentimeter hingga 1 meter.

"Tapi yang mengungsi hanya 30 warga, sebab yang dievakuasi ini yang banjirnya cukup dalam sekitar 1 meter. Rumah saya juga terendam sampai 60 sentimeter," jelas dia.

Sementara itu, Bidan Desa Carikan, Munari menyebut jika banjir di Dukuh Padangan di Desa Carikan bahkan sudah 3 kali terjadi dalam sepekan terakhir.

"Tapi yang dua itu nggak separah kamis kemarin banjirnya. Mudah-mudahan tidak ada lagi banjir sebab banyak anak-anak yang mulai terserang batuk dan pilek," jelasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved