Breaking News:

Pelatih PSIM Yogyakarta Beberkan Alasan Belum Menurunkan Nurhidayat Saat Lawan Dewa United

Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro membeberkan alasannya belum menurunkan pemain barunya, Nurhidayat Haji Haris di posisi pemain bertahan

TRIBUNJOGJA.COM/ Hanif Suryo
Bek anyar PSIM Yogyakarta, Nurhidayat Haji Haris saat mengikuti latihan tim di Lapangan Kenari, Sabtu (11/12/2021) pagi. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro membeberkan alasannya belum menurunkan pemain barunya, Nurhidayat Haji Haris di posisi pemain bertahan pada kesempatan melawan Dewa United semalam, Kamis (16/12/2021).

Ia menyebut semua pemain memiliki kesempatan yang sama untuk masuk ke lapangan, hal tersebut ia nilai dari kondisi dan penampilannya saat melakukan latihan bersama jelang pertandingan.

"Untuk Nurhidayat belum ada kepastian untuk tampil, artinya kita tetap lihat dari situasi kondisi selama persipan yang ada. Saya pikir waktu recovery juga cukup singkat jadi kita lihat semuanya. Ya untuk semua pemain juga sama belum tentu masuk starting line up, jadi tidak ada jaminan," kata Seto seusai pertandingan.

Baca juga: Serahkan SK Pengangkatan CPNS, Ini Pesan Bupati Magelang

Pada pertandingan itu PSIM Yogyakarta harus puas berbagi 1 poin dengan Dewa United karena bermain imbang 2-2.

Sejak awal PSIM tertinggal satu angka lebih dulu pada babak pertama, kemudian dibalas di babak kedua.

Pada pertengahan babak kedua, gawang tim berjuluk Laskar Mataram itu kembali dibobol dan mengubah skor jadi 1-2.

Fokus dan kordinasi di barisan belakang tampak belum begitu baik.

Sehingga Dewa United mampu menceploskan gol kedua dengan cukup leluasa lewat kaki pemain yang baru masuk satu menit, Rishadi Fauzi.

Di sisi lain, barisan belakang PSIM semalam diisi oleh Purwaka Yudi, pemain yang sebelumnya dikabarkan masih dalam pantauan medis bersama Yudha Alkanza. 

Baca juga: Malam Tahun Baru, Warga Dilarang Parkir Kendaraan di Alun-alun Wonosari Gunungkidul

Sementara itu perekrutan Nurhidayat ke PSIM memiliki alasan untuk mengatasi krisis pemain akibat cedera dan akumulasi kartu seperti yang terjadi pada beberapa kali di fase penyisihan grup.

Saat ini di barisan belakang, Laskar Mataram memiliki empat pemain, yakni Purwaka Yudi, Jodi Kustiawan, Sunni Hizbullah, dan Nurhidayat. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved