Breaking News:

Komentar Menkeu Sri Mulyani Muncul Varian Omicron di Indonesia

varian baru omicron apakah berdampak pada ekonomi di Indonesia yang sedang bertumbuh lagi

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Mohammad FAROOQ / AFP
Seorang petugas kesehatan (kanan) mengumpulkan tes swab COVID-19 di situs pengujian drive-through di pantai Bondi di Sydney pada 15 Desember 2021, ketika kluster Omicron dan Delta yang berkembang pesat membawa lebih dari 2.700 kasus baru secara nasional. 

Waspada Efek Varian Omicron Terhadap Pemulihan Ekonomi di Indonesia

Tribunjogja.com Jakarta -- Pemerintah melalui Menteri Keuangan mewaspadai efek varian baru Omicron terhadap pemulihan ekonomi di Indonesia.

Apalagi saat ini pemerintah Indonesia menjaga momentum pemulihan ekonomi seiring ancaman gelombang baru Covid-19.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan apa yang sudah dilakukan pemerintah dalam mengendalikan pandemi sejauh ini menunjukkan hasil yang cukup baik.

Itu tampak dari menurunnya jumlah kasus harian yang sangat kecil dibandingkan jumlah populasi, serta angka kasus aktif yang hanya 5.000 kasus dibandingkan 574.000 kasus saat Juli 2021 lalu.

Sehingga dengan mengurangnya angka penularan tersebut, penduduk Indonesia bisa beraktivitas bisa normal, karena setidaknya varian delta tersebut sudah terkendali.

Akan tetapi, pemerintah juga akan terus waspada, karena varian baru mungkin akan terus muncul. "Sekarang ada varian baru Omicron yang masih tidak diketahui bagaimana berdampak, apakah sama serius dan merusak seperti varian delta atau jauh lebih ringan dari varian delta,” katanya pada acara the e-launch of the World Bank Indonesia Economic Prospects Report, Kamis (16/12/2021).

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati (kemenkeu.go.id)

Oleh karena itu, Sri mulyani bilang, pemerintah akan berupaya untuk mempercepat cakupan vaksinasi kepada masyarakat, dan terus mendorong penerapan disiplin protokol kesehatan.

Mengingat, hanya dengan cara ini penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan dan perekonomian bisa berangsur pulih dari dampak pandemi.

“Saya kira ini salah satu kunci, kita bisa terus menjaga dan mengendalikan covid, sementara di sisi lain kita juga bisa menormalkan atau meningkatkan kegiatan ekonomi. Ini adalah salah satu bidang yang akan terus dilakukan oleh pemerintah,” Imbuh Sri Mulyani.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved