Breaking News:

Berita Bisnis Terkini

Industri Konten Audio dari Yogyakarta Mulai Menggeliat, Noice Ajak Milenial Maksimalkan Potensi

Noice, platform konten audio lokal berupaya menggandeng konten kreator asal Yogyakarta agar bisa berkarya serta memaksimalkan potensi.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
Tangkapan layar
Platform Noice ajak kreator konten audio di Yogyakarta memaksimalkan potensi menciptakan karya suara 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Prospek industri konten audio dan podcast atau siniar di Indonesia kian meraih popularitas.

Semakin banyak figur publik yang membuat ruang diskusi dalam format siniar membuat masyarakat makin familiar dengan konten audio.

Popularitas siniar itu ternyata turut merambah di berbagai daerah Indonesia, termasuk di Yogyakarta.

Chief Business Officer (CBO) Noice, Niken Sasmaya mengakui industri kreatif di Yogyakarta tidak bisa dipandang sebelah mata.

Untuk itu, Noice, platform konten audio lokal berupaya menggandeng konten kreator asal Yogyakarta agar bisa berkarya serta memaksimalkan potensi mereka di industri konten audio.

Baca juga: Seniman Yogyakarta Butuh Aksesbilitas Pemerintah dan Edukasi Audio Visual di Era Pandemi COVID-19

“Kami fokus untuk menghadirkan konten bercita rasa lokal hingg ahyperlokal. Noice mencoba memberi dukungan bagi para pencipta konten di berbagai daerah untuk berkarya sebagai podcaster dengan topik yang relevan lengkap dengan dialek khas daerah setempat,” ujarnya dalam jumpa pers secara daring, Kamis (16/12/2021).

Dari situ, ia mengklaim jaringan siniar Noice cukup besar di Indonesia yang telah menyajikan lebih dari 100 konten original dan eksklusif.

“Noice ingin memahami karakteristik konten yang disukai dan sesuai dengan selera masyarakat Indonesia. Yogyakarta merupakan kota yang memiliki banyak insan kreatif dan kental dengan seni-budayanya,” paparnya.

Maka dari itu, pihaknya yakin konten bercita rasa lokal yang mengangkat keunikan khas Yogyakarta tentu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pendengar di area, bahkan bagi perantau yang rindu dengan kampung halamannya di Yogyakarta.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved