Liga 2
Satu Grup dengan PSIM, Dewa United, dan Sulut Utd; Pelatih PSMS Medan: Persaingan Cukup Alot
Ditambahkan Ansyari Lubis, di antara pesaing di Grup Y menurutnya tidak ada tim yang superior, semua tim menurutnya bagus.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM- Pelatih PSMS Medan, Ansyari Lubis menyebut persaingan di Grup Y babak 8 besar Liga 2 2021/22 bakal berlangsung cukup alot.
Sekadar informasi, tim berjuluk Ayam Kinantan ini bakal menghadapi Sulut United di laga perdana, PSIM Yogyakarta, dan Dewa United.
"Persaingan Grup Y, menurut saya tim yang ada di 8 besar adalah tim yang terbaik, karena mereka melalui pejuang di babak penyisihan grup. Semua punya kesempatan yang sama untuk lolos ke liga 1, semua kandidat punya kans yang sama, tergantung kesiapan masing-masing tim untuk mengambil poin di babak 8 besar," ujar Ansyari Lubis pada press conference virtual, Rabu (15/12/2021).
Ditambahkan Ansyari Lubis, di antara pesaing di Grup Y menurutnya tidak ada tim yang superior, semua tim menurutnya bagus.
"Melalui fase grup artinya ini luar biasa, ada dua juara grup dan dua runner up. Persaingan cukup alot, bakal menyuguhkan tontonan yang menarik untuk pecinta sepak bola di Indonesia," ujar dia.
"Ini kesempatan yang harus kami ambil, kami harus benar-benar melewati 8 besar, semifinal dan final yang menjadi cita cita kami semua. Semua pemain antusias menghadapi babak 8 besar. Perjuangan sudah sampai di titik ini, jangan di sia-siakan," tambahnya.
Dijelaskan Ansyari Lubis, PSMS Medan langsung bertolak ke Jakarta usai memastikan lolos dari babak penyisihan grup.
Setibanya di Jakarta, penggawa Ayam Kinantan menjalani pemusatan latihan singkat di Markas Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Cijantung. Persiapan tersebut dilakukan untuk menggenjot mental, serta fisik para pemain.
"Ini (babak 8 besar) bukan pekerjaan yang gampang dan ringan, harus dilakukan bersama dan kerja keras, dan harus fokus," ujarnya.
Dari 26 pemain yang diboyong PSMS Medan ke Jakarta, ada satu pemain yang dipastikan absen di pertandingan kontra Sulut United lantaran cedera saat sesi latihan.
"Untuk komposisi pemain, kami lihat nanti saat official training," pungkasnya.
Sementara itu, pelatih Sulut United, Ricky Nelson bertekad membawa sejarah baru bagi klub yang berdiri 2019 silam ini. Soal persaingan, ia perkirakan bakal berlangsung ketat.
"Kalau dari sejarah, Sulut United ini kan tim baru, mencatatkan sejarah lolos ke 8 besar. Lawan PSMS Medan dan PSIM, dua tim yang penuh sejarah, dan Dewa United yang juga tim baru, kami hanya ingin menciptakan sejarah baru. Persaingan ketat, timnya bagus, jadi tim yang kuat mental dan taktikal akan memenangkan pertandingan," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM/ HAN)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Satu-Grup-dengan-PSIM-Jogja-Dewa-United-dan-Sulut-Utd-Pelatih-PSMS-Medan-Persaingan-Cukup-Alot.jpg)