Breaking News:

Berita Olahraga Hari Ini

KONI DIY Usulkan Porda XVII DIY Digelar Tahun 2025

Usulan itu tak lepas pada tahun 2023 agenda Porda XVII DIY akan berdempetan dengan agenda Porda XVI DIY 2022.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Istimewa
Ketua Umum KONI DIY Prof Dr H Djoko Pekik Irianto MKes AIFO 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DI Yogyakarta melayangkan usulan pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVII DIY agar digelar pada 2025, yang awalnya jika mengacu pada aturan bakal digelar pada tahun 2023.

Usulan itu tak lepas pada tahun 2023 agenda Porda XVII DIY akan berdempetan dengan agenda Porda XVI DIY 2022, selain itu pada tahun yang sama akan dilaksanakan prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON).

Ketua Umum (Ketum) KONI DIY, Djoko Pekik Irianto, Rabu (15/12/2021) mengatakan, pelaksanaan Porda XVII DIY telah dalam pembahasan internal untuk ditetapkan kapan pelaksanaan idealnya.

Sementara itu PON tetap digelar pada tahun 2024, maka sesuai aturan untuk pelaksanaan Porda DIY yang rutin digelar dalam kurun dua tahun sekali pastinya akan terdampak. 

Baca juga: Persiapan Porda 2022, KONI Kota Yogyakarta Kumpulkan Pelatih Cabor Anggota

“Kalau konsep dari KONI DIY untuk Porda XVII DIY kami laksanakan langsung di tahun 2025 atau setahun setelah PON dan yang 2023 off. Kalau dipaksakan digelar pada tahun 2023 atau setahun sebelum PON, akan banyak pertimbangan yang memberatkan. Baik itu datang dari KONI DIY sendiri, atau pihak KONI kabupaten dan kota,” kata Djoko.

Ia menjelaskan jika nanti dipaksakan pelaksanaan Porda XVII DIY digelar tahun 2023 atau setahun sebelum PON, makan akan berbenturan dengan rencana KONI DIY yang akan memfokuskan atlet-atletnya ambil bagian di ajang Pra Kualifikasi PON. 

“Kita itu akan ada Porda yang ke-16 di tahun 2022 besok, kalau tahun 2023 akan kembali menggelar Porda DIY yang ke-17 berarti kan dengan jarak hanya satu tahun sudah menggelar Porda lagi. Hal ini jelas kurang mengena jika dilihat dari aspek periodisasi latihan para atlet,” tutur pria yang juga menjadi guru besar di FIK UNY itu.

Rentan waktu yang tak ideal juga berpotensi menimbulkan masalah lainnya terkait anggaran biaya pelaksanaan dan pembinaan di daerah masing-masing.

"Jika tahun 2023 tetap akan digelar Porda, jelas juga akan memberatkan bagi anggarannya. Secepatnya kami akan lakukan pertemuan dengan KONI kabupaten dan kota untuk membahasnya. Mulai Jumat besok kami juga akan koordinasi ke KONI daerah untuk masalah ini,” tutup Djoko.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved