Info BMKG
BMKG : Peringatan Dini Potensi Tsunami Telah Berakhir
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, menyatakan bahwa peringatan dini potensi tsunami resmi berakhir
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, menyatakan bahwa peringatan dini potensi tsunami resmi berakhir pada 2 jam setelah kejadian gempa Flores M 7,5 pada pukul 10:20 WIB.
Hal itu ia sampaikan dalam siaran langsung melalui Zoom Meeting pada Selasa (14/12) siang.
Adapun tsunami kecil terdeteksi terjadi di Marapokot yakni di kordinat -8.51,121.32) pada pukul 10:36 WIB dengan ketinggian 0.07 M.
Lokasi kedua di Reo, yakni di kordinat -8.28,120.45 pada pukul 10:39 WIB dengan ketinggian gelombang 0.07m.
"Peringatan dini tsunami telah berakhir, namun masih mungkin terjadi gempa susulan," jelasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami menyusul terjadi gempa M 7,5 di Larantuka, NTT pada Selasa (14/12) pukul 10:20:23 WIB.
Gempa tersebut berpusat di 113 km BaratLaut LARANTUKA-NTT dengan kedalaman 10 kilometer. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Keterangan-Pers-kepala-BMKG-Gempa-Flores-NTT.jpg)