Breaking News:

Berita Kabupaten Magelang Hari Ini

PKK Kabupaten Grobogan Studi Referensi Penanganan Masalah Sosial di Kabupaten Magelang

PKK Kabupaten Grobogan ingin pelajari terkait keluarga gagah bencana, kerja sama CSR untuk kegiatan penanganan stunting, dan program PKK Milenial.

Dokumentasi Pemkab Magelang
Kunjungan Studi Refrensi Tim Penggerak PKK Kabupaten Grobogan ke Tim Penggerak PKK Kabupaten Magelang., Senin (13/12/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Tim penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Grobogan melakukan studi referensi di Kabupaten Magelang. Rombongan diterima langsung oleh tim penggerak PKK Kabupaten Magelang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Magelang, Senin (13/12/2021).

Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Grobogan, Diah Naryani Bambang Pudjiono menyampaikan maksud dan tujuan rombongannya mengunjungi TP PKK Kabupaten Magelang di penghujung tahun 2021 ini untuk bersilaturahmi, sekaligus melakukan studi referensi meliputi 3 hal.

"Ada tiga hal yang ingin kami pelajari dari Kabupaten Magelang antara lain terkait keluarga gagah bencana, kerja sama CSR untuk kegiatan penanganan stunting, dan program PKK Milenial," katanya, Senin (13/12/2021).

Baca juga: Pemkab Magelang Tunggu Aturan Resmi Terkait Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

Sementara, ketua tim penggerak PKK Kabupaten Magelang, Christanti Zaenal Arifin menyampaikan terimakasih atas kedatangan rombongan tim penggerak PKK Kabupaten Grobogan di Kabupaten Magelang

Menurutnya kedatangan rombongan tim penggerak PKK Kabupaten Grobogan  menjadi salah satu hal yang membanggakan, dan telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Magelang sebagai salah satu tujuan studi referensi.

"Sebetulnya kami pun masih harus banyak belajar dan berbenah kaitan dengan 10 program pokok PKK, tetapi dengan adanya kunjungan ini menjadi salah satu bentuk motivasi kami, bahwa apa yang kami upayakan ini mudah-mudahan bisa memberikan manfaat yang luas," ungkapnya.

Terkait dengan 'Keluarga Gagah Bencana', ia mengatakan tidak menyangka bahwa proyek tersebut masuk dalam 6 besar di tingkat provinsi Jawa Tengah dalam menanggulangi bencana dengan melibatkan desa-desa.

"Jadi Kabupaten Magelang ini terdiri dari 21 Kecamatan, dari 21 Kecamatan ini kami minta untuk mengajukan profil masing-masing 1 desa terkait dengan tema-tema gagah bencana dan mencari solusi terkait dengan permasalahan yang ada," jelasnya.

Baca juga: Pemkab Magelang Lantik 13 Ketua Tim Penggerak PKK dan Bunda PAUD Tingkat Kecamatan

Kemudian terkait dengan program PKK Milenial, dilakukan dengan melibatkan anak-anak muda (Milenial) masuk dalam kepengurusan di Tim Penggerak PKK.

Sementara tentang stunting di Kabupaten Magelang, masih cukup tinggi sekitar 18 persen dan menjadi salah satu lokus stunting nomor 5 di Jawa Tengah. 

Ia mengatakan, hal ini menjadi pekerjaan rumah bagj tim penggerak PKK Kabupaten Magelang, sehingga harus secara sistematis koordinatif dengan SKPD terkait untuk memprogramkan langkah-langkah apa yang harus dilakukan.

"Dimulai tahun 2021 ini prioritas dari masing-masing pokja, kami arahkan ke lokus-lokus stunting yang ada di Kabupaten Magelang. Kami berikan edukasi terkait pemberian makanan untuk anak dan sebagainya dipilih desa-desa, ibu-ibu yang memiliki anak stunting langsung diberikan edukasi," urainya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved