Serie A

AC MILAN: Inilah Harga yang Harus Dibayar Pioli Jika Tonali Dicadangkan

Tonali terbukti menjadi pemain vital di lini tengah AC Milan pada laga imbang 1-1 melawan Udinese, Minggu (12/12/2021) dini hari WIB.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Marco BERTORELLO / AFP
Sandro Tonali vs Mehdi Taremi di Liga Champions antara AC Milan vs Porto pada 3 November 2021 di stadion San Siro di Milan. 

TRIBUNJOGJA.COM - Stefano Pioli telah merasakan dampak buruk setelah mencadangkan Sandro Tonali di laga AC Milan vs Udinese.

Tonali terbukti menjadi pemain vital di lini tengah AC Milan pada laga imbang 1-1 melawan Udinese, Minggu (12/12/2021) dini hari WIB.

Seperti diketahui, pada pertandingan itu, Tonali dicadangkan Stefano Pioli karena yang menjadi starter adalah Ismael Bennacer dan Tiemoue Bakayoko.

Terlihat jelas bahwa duet Bennacer dan Bakayoko tidak setangguh Tonali dan Kessie, terlebih setelah blunder fatal Bennacer kepada Bakayoko yang berakibat gol Udinese.

Tonali tidak diragukan lagi menjadi pemimpin di lini tengah AC Milan setelah sukses beradaptasi dari musim perdana yang sulit di Milan.

Sandro Tonali vs Evanilson Barbosa di Liga Champions antara AC Milan vs Porto pada 3 November 2021 di stadion San Siro di Milan.
Sandro Tonali vs Evanilson Barbosa di Liga Champions antara AC Milan vs Porto pada 3 November 2021 di stadion San Siro di Milan. (Marco BERTORELLO / AFP)

Pemain timnas Italia itu bahkan tidak dapat menyembunyikan perasaannya setelah bermain imbang 1-1 melawan Udinese.

“Ini (hasil imbang 1-1) menyakitkan, kami kecewa. Kami menyia-nyiakan 45 menit pertama di mana kami bisa melakukan lebih banyak,” katanya dikutip Tribun Jogja dari MilanNews via SempreMilan.

“Di atas semua itu, kami tidak boleh kehilangan begitu banyak bola di tengah lapangan dan tidak memberikan kesempatan bagi lawan untuk menyerang.”

Pemain berusia 21 tahun itu selalu terlihat lebih nyaman di lini tengah dengan formasi dua pemain bertahan 4-2-3-1 atau double pivot atau poros ganda.

Pemahamannya akan tugas gelandang bertahan di depan empat bek telah baik dan bahkan terus berkembang seiring jam terbangnya.

Dia telah mampu bermain dengan ritme, kualitas, dan kepercayaan diri yang menunjukkan bahwa masih ada ruang lebih jauh untuk perkembangannya.

“Kami memiliki reaksi yang terlambat. Jika kita memilikinya terlebih dahulu, mungkin kita bisa melakukan yang lebih baik.

“Kami harus memulai dari babak kedua dan melupakan bagian pertama, kami tidak seperti Milan.

“Kami harus pergi dan melaju dengan kecepatan penuh Minggu depan,” katanya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    1
    Persija Jakarta
    20
    11
    5
    4
    27
    11
    10
    38
    2
    PSM Makasar
    20
    10
    8
    2
    35
    8
    19
    38
    3
    Madura United
    20
    11
    3
    6
    26
    14
    8
    36
    4
    Persib
    18
    11
    3
    4
    31
    25
    5
    36
    5
    Bali United
    20
    11
    2
    7
    44
    21
    14
    35
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved