Breaking News:

Waspada Asam Lambung yang Muncul Akibat Stres dan Kecemasan Berlebih

Keluhan sakit di ulu hati, mual dan nyeri di perut yang disebabkan oleh asam lambung dipicu oleh banyak faktor.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Kurniatul Hidayah
Emily Frost
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Keluhan sakit di ulu hati, mual dan nyeri di perut yang disebabkan oleh asam lambung dipicu oleh banyak faktor.

Di antaranya faktor stres, pola makan yang tidak teratur dan kondisi dinding lambung yang mengalami kerusakan.

Namun demikian keberadaan asam lambung tetap diperlukan oleh tubuh untuk memulai proses pencernaan serta membunuh bakteri patogen yang masuk ke lambung.

Baca juga: Jadwal dan Lokasi Pemadaman Listrik di DI Yogyakarta Besok, Senin 13 Desember 2021

Dr. dr. Neneng Ratnasari, SpPD., praktisi dari dokter spesialis penyakit dalam RSUP Sardjito, mengatakan penyakit asam lambung erat kaitannya dengan kondisi stres dan kecemasan.

Tidak semua dipicu oleh faktor makanan atau gangguan pada lambung.

“Semua harus ada pemeriksaan penunjang. Sebagai dokter, kami harus menganamnesis dan harus ada pembuktian,” kata Neneng dalam Bedah Buku Comprehensive Biomedical Science: Sistem Gastrointestinal Hepatobilier, Pankreas beberapa waktu yang lalu.

Neneng menyebutkan, ia sering menjumpai pasien dengan kondisi anatomis lambung yang cukup baik namun sering mengalami kenaikan jumlah asam lambung berlebihan yang disebabkan oleh tingkat kecemasan yang tinggi.

“Banyak diderita oleh pasien kita,” katanya.

Selain faktor stres dan cemas, kebiasaan pola makan juga mempengaruhi terjadinya penyakit asam lambung.

”Setelah makan terus tidur terlentang justru melemahkan otot esofagus, makan terlalu terburu-buru, atau sering mengkonsumsi makanan fast food. Pola makan juga diperbaiki. Jenis makanannya juga,” paparnya.

Baca juga: Striker PSIM Yogyakarta, Arbeta Rockyawan Siap Bertanding di Babak 8 Besar Liga 2 2021

dr. Ahmad hamim Sadewa, Ph.D., dosen Biokimia FK-KMK UGM mengatakan setiap orang harus menjaga keseimbangan asam lambung dalam tubuh.

Sebab asam lambung diperlukan untuk memulai proses pencernaan.

“Tanpa asam lambung, pencernaan tidak bisa dimulai, berbagai jenis makanan dalam bentuk besar menjadi kecil, namun asam lambung berlebihan akan menyebabkan kembali naik ke kerongkongan karena berlebihan,” katanya.

Penyebab sekresi asam lambung berlebihan menurutnya disebabkan oleh stres, pola makan tidak teratur dan dari aspek anatomi dinding lambung yang sudah mengalami kerusakan.

“Perlu diketahui tingkat stres atau pola makan yang kurang baik atau kelainan struktur yang dilihat secara radiologi,” tegasnya. (Rls)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved