Breaking News:

Pencarian Korban Hilang Terseret Arus Sungai Bebeng Magelang Sempat Ingin Dihentikan

Susahnya medan serta cuaca yang tidak mendukung menjadi faktor sulitnya korban untuk ditemukan

Dokumentasi Tim SAR Kabupaten Magelang
Proses evakuasi korban hanyut hujan lahar dingin di Sungai Bebeng, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Selasa (07/12/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Proses pencarian korban hilang, yakni seorang sopir truk yang terseret arus  banjir lahar hujan di Sungai Bebeng, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, pada Rabu (01/12/2021) lalu sempat ingin diberhentikan.

Kepala Tim SAR Kabupaten Magelang, Basuki, mengatakan sebenarnya hari ini, Selasa  (07/12/2021) pihaknya sudah tidak lagi melakukan pencarian secara fisik. 

"Lantaran, berdasarkan SOP apabila korban tidak ditemukan paling lama 7 hari maka pencarian dihentikan. Rencananya, besok Rabu (08/12/2021) jika masih belum ditemukan (korban) pencarian akan ditutup,"jelasnya pada Selasa (07/12/2021).

Terakhir,  ia melanjutkan, pencarian fisik dilakukan pada Senin (06/12/2021) dan hari ini hanya dilakukan pemantauan serta meminta bantuan kepada para penambang jika ada tanda-tanda penemuan jenazah korban.

Baca juga: Kronologi Penemuan Sopir Truk yang Hilang Terseret Banjir Lahar Hujan di Sungai Bebeng Magelang 

Baca juga: Supir Truk yang Hanyut di Sungai Bebeng Magelang Ditemukan dengan Kondisi Tidak Bernyawa

Ia mengatakan, susahnya medan serta cuaca yang tidak mendukung menjadi faktor sulitnya korban ditemukan.

Bahkan, sebelumnya pencarian pun sudah dilakukan dengan bantuan anjing pelacak.

"Hujan menjadi kendala utama dalam pencarian korban. Karena, risikonya tinggi sekali, apabila hujan di atas puncak, waktu untuk menyelematkan diri itu hanya 2 sampai 3 menit agar selamat. Tak hanya itu, area lokasi untuk pencarian juga sangat luas,"ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto, dalam rilisnya mengatakan kronologi kejadian yakni pada Rabu (01/12/2021) sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat itu, korban sedang mengemudikan kendaraan bermotor bermuatan pasir hendak melintas di tengah alur sungai Bebeng tepatnya di lokasi Cawang Kulon Desa Kemiren, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, yang terjadi banjir lahar dingin .

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved