Breaking News:

Bakal Disulap Jadi RTHP, Tempat Pemakaman Jopraban Sudah Tidak Aktif Selama 30 Tahun Terakhir

Selain dikehendaki masyarakat, lokasi itu ternyata sudah penuh dan begitu lama tidak lagi menerima pemakaman baru. 

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Proses pemindahan tempat pemakaman Jopraban di Kemantren Wirobrajan, Kota Yogyakarta hingga kini berjalan mulus dan tanpa kendala.

Selain dikehendaki masyarakat, lokasi itu ternyata sudah penuh dan begitu lama tidak lagi menerima pemakaman baru. 

Sebagai informasi, sesuai rencana bekas tempat pemakaman tersebut nantinya bakal disulap menjadi ruang terbuka hijau publik (RTHP), sekaligus merealisasikan balai pertemuan, sesuai usulan warga pada Pemkot Yogyakarta. 

Mantri Pamong Praja Wirobrajan, Sarwanto, menandaskan pihaknya tidak mengetahui secara pasti, sejak kapan tempat pemakaman Jopraban mulai beroperasi.

Hanya saja, dirinya memastikan, sebelum 1990-an warga telah memanfaatkan lahan itu jadi tempat peristirahatan terakhir. 

Lantas, katanya, setelah tempat pemakaman penuh, maka tidak dijumpai lagi warga yang mengkebumikan jenazah saudara, maupun kerabat, di lokasi tersebut. 

"Yang pasti sebelum 1985 sudah ada. Kemudian, berdasar keterangan dari tokoh masyarakat, sudah lebih dari 30 tahun terakhif ini tidak ada pemakaman baru lagi di sana," ucap Sarwanto, saat dikonfirmasi Selasa (7/12/2021). 

Ia menyampaikan, dalam proses relokasi ini, kemantren memiliki tugas untuk berkoordinasi dengan para ahli waris, serta warga masyarakat setempat.

Sementara untuk teknis terkait pemindahan makam, dan sebagainya, merupakan kewenangan pihak DPUPKP Kota Yogyakarta. 

"Sudah kami sosialisasikan dengan para ahli waris makam, dan sudah setuju makam leluhurnya dipindahkan. Tetapi, masih kurang beberpa itu" tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved