Breaking News:

PSIM Yogyakarta

Ahmad Ihwan Ungkap Alasan Tak Lagi Berseragam PSIM Yogyakarta Jelang Babak 8 Besar Liga 2 2021

Ahmad Ihwan bersepakat dengan timnya, PSIM Yogyakarta untuk tidak melanjutkan kontrak jelang bergulirnya babak 8 besar Liga 2 2021.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Dok PSIM
Ahmad Ihwan berselebrasi memasukkan bola ke dalam bajunya, meniru perempuan yang sedang hamil. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ahmad Ihwan bersepakat dengan timnya, PSIM Yogyakarta untuk tidak melanjutkan kontrak jelang bergulirnya babak 8 besar Liga 2 2021.

Ihwan Menyebut keputusan ini diambil murni karena alasan pribadinya ingin menemani sang istri yang hendak melahirkan.

"Saya baru sembuh dari sakit dan 2 minggu tidak ikut latihan sama sekali. Selain itu saya mau fokus sama lahiran istri saya. Semoga ini pilihan yang terbaik buat saya dan tim,” katanya, Minggu (5/12/2021).

Padahal menurut Ihwan manajemen klub berjuluk Laskar Mataram telah berkomitmen mempertahankan seluruh pemain untuk mengarungi babak selanjutnya, namun alasan pribadi dari Ihwan tak bisa memungkiri dirinya untuk memutuskan mundur dulu dari tim.

Baca juga: Jordyno Putra Dewa Ungkap Alasannya Hengkang dari PSIM Yogyakarta

Di PSIM Yogyakarta, Ahmad Ihwan yang berperan sebagai striker tercatat sudah mengoleksi dua gol dari lima penampilan.

Dua gol Ihwan dicetak saat Laskar Mataram menghadapi Persijap Jepara di putaran pertama Liga 2 2021.

Sedangkan pertandingan yang digelar di Stadion Manahan Solo itu berakhir dengan skor sama kuat, 2-2.

"Sebenarnya dari pihak pelatih dan manajemen tidak ada pengurangan pemain, cuma ini memang murni dari saya sendiri karena situasi dan kondisi," katanya.

Bagi striker kelahiran 27 Maret 1993 ini hengkang dari tim kebanggaan masyarakat Kota Yogyakarta merupakan keputusan yang berat.

Menurutnya suasana kekeluargaan di tim merupakan hal yang paling berkesan, dan bisa jadi sulit ditemukan di klub lainnya.

Baca juga: Iqmal Nur Samsu Bakal Jadi Rekrutan Pertama PSIM Yogyakarta Jelang Babak 8 Besar Liga 2

"Tim ini di bentuk dengan kekeluargaan yang tinggi. Dari pemain, pelatih, ofisial, hingga manajemen semua dekat. Makanya saya agak berat ambil keputusan ini,” ujar Ihwan.

Meski tak lagi berseragam PSIM Yogyakarta, pemain asal Malang ini juga turut mendoakan agar PSIM Yogyakarta bisa lolos ke Liga 1 musim.

Lantaran baginya, PSIM Yogyakarta merupakan tim yang spesial, ia pun mengaku bangga pernah mencetak gol dan melakukan selebrasi untuk PSIM Yogyakarta.

"Yang pasti saya selalu doakan yang terbaik buat tim PSIM. Semoga lolos ke liga 1. Jujur saya bangga pernah selebrasi di tim kebanggaan masyarakat Jogja ini,” tutupnya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved