Breaking News:

RS Institut Jantung Negara Sukses Kembangkan Cara Baru Penanganan Pasien Jantung Bocor

Perawatan ini adalah prosedur invasif minimal yang melibatkan penggunaan sistem pengiriman katup kering

ist
RS Institut Jantung Negara Sukses Kembangkan Cara Baru Penanganan Pasien Jantung Bocor 

TRIBUNJOGJA.COM - Institut Jantung Negara (IJN) menjadi rumah sakit pertama di Asia yang berhasil melakukan perawatan jenis baru untuk pasien yang menderita regurgitasi trikuspid atau katup jantung bocor.

Perawatan ini adalah prosedur invasif minimal yang melibatkan penggunaan sistem pengiriman katup kering yang dimuat sebelumnya.

Atau disebut sistem Katup Bikaval Transkateter TricValve® (Bioprosthesis).

Penunjukan Perangkat Terobosan untuk TricValve® dan bioprostesis digunakan untuk pasien dengan regurgitasi trikuspid berat (katup bocor) dengan risiko tinggi untuk operasi jantung terbuka.

Prosedur dilakukan di IJN pada 6 Mei 2021, oleh tim Gagal Jantung & Transplantasi Jantung dan Departemen Kardiologi.

Dato’ Dr Azmee Mohd Ghazi, Direktur Klinis, Gagal Jantung & Transplantasi Jantung, Konsultan Ahli Jantung, IJN, menjelaskan tidak semua pasien mampu menahan risiko operasi atau mungkin memiliki kondisi lain yang membuat mereka tidak cocok untuk prosedur tertentu.

“Misalnya, pilihan bedah umum untuk regurgitasi katup trikuspid adalah annuloplasty, prosedur yang mengencangkan cincin di sekitar katup di jantung. Sayangnya, pada pasien dengan anulus trikuspid yang sangat melebar atau dengan alat pacu jantung sebelumnya atau kondisi lain yang mendasarinya, mereka tidak akan cocok untuk prosedur tersebut," katanya saat sesi webinar, Rabu 1 Desember 2021.

“Untuk kasus seperti itu, penting bagi kami untuk dapat menawarkan pengobatan inovatif baru seperti TricValve® untuk membantu lebih banyak pasien meringankan gejala mereka dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” katanya lagi.

Sistem katup ganda dikembangkan untuk prosedur invasif minimal dan menawarkan periode pemulihan yang lebih cepat untuk pasien dengan gejala regurgitasi trikuspid yang parah. 

Oleh karena itu, kurva belajar bagi dokter relatif cepat, dan prosedur dapat dilakukan secara efektif sambil memastikan keselamatan pasien.

Sementara itu, Datuk Dr Aizai Azan Abdul Rahim, Chief Executive Officer & Senior Consultant Cardiologist, IJN mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada tim IJN karena telah mencari metode pengobatan yang lebih baru dan lebih inovatif.

“Bukan rahasia lagi bahwa kesuksesan IJN dibangun di atas kemauan staf kami untuk terus belajar, mencari perawatan inovatif baru yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasien kami dan mendorong batas-batas untuk dapat merawat lebih banyak pasien yang dianggap tidak cocok operasi," ujarnya. (rls)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved