Breaking News:

Berita Pendidikan Hari Ini

Pembagian Rapor Peserta Didik di Kabupaten Magelang Ditunda hingga Januari 2022

Disdikbud Kabupaten Magelang melakukan penundaan pembagian rapor bagi peserta didiknya hingga 2022 mendatang.

Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi pendidikan 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang melakukan penundaan pembagian rapor bagi peserta didiknya hingga 2022 mendatang.

Kebijakan tersebut disesuaikan dengan  Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 61 Tahun 2021 terkait pencegahan Covid-19 selama periode Nataru bertepatan pada tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. 

Satu di antara imbauannya memuat penundaan jadwal bagi guru hingga aturan libur khusus bagi siswa dan mahasiswa.

Baca juga: BREAKING NEWS: Libur Sekolah Akhir Tahun Ditiadakan, Pembagian Rapor di DI Yogyakarta Ditunda

"Benar, sesuai instruksi Inmendagri. Adanya penundaan pembagian rapor untuk peserta didik di Kabupaten Magelang yang diundur hingga pertengahan Januari 2022 mendatang. Seharusnya, pembagian rapor dilakukan pada 18 Desember 2021 ini," ujarnya kepada Tribunjogja.com,pada Jumat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Azis Amin Mujahidin (03/12/2021).

Tak hanya penundaan pembagian rapor, lanjutnya, dalam Inmendagri pun disebutkan libur sekolah akhir tahun ditiadakan.

Sehingga, sekolah-sekolah akan tetap melaksanakan pembelajaran seperti biasa.

"Ada dua kebijakan yang kami berikan. Bagi sekolah yang sudah mengantongi surat rekomendasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM), diperbolehkan tetap menggelar PTM. Sedangkan, untuk (sekolah) yang belum menggelar PTM harus melakukan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ),"ucapnya.

Ia mengatakan,  materi pembelajaran saat periode nataru akan diserahkan kepada masing-masing sekolah.

Sekolah diperbolehkan untuk memberikan materi pengayaan seperti pembangunan karakter.

Baca juga: Pemkab Magelang Tunggu Aturan Resmi Terkait Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

Adapun tujuan penundaan pembagian rapor dan peniadaan libur akhir tahun.

Menurutnya, sebagai langkah antisipasi terjadinya lonjakan kasus pada nataru nanti.

"Ini (kebijakan), sebagai ikhtiar untuk memutus mata rantai Covid-19. Sehingga, memang untuk mengedepankan kesehatan," terangnya.

Untuk diketahui, Kabupaten Magelang sudah menggelar pelaksanaan PTM terbatas sebanyak  525 sekolah.

Mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (Paud), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved