Breaking News:

Hujan Lebat di Gunung Merapi, Sungai Senowo di Magelang Banjir dan Sapu Proyek Sabo Dam

Hujan lebat yang mengguyur puncak Merapi secara intens pada Rabu (01/12/2021) kemarin. Akibatnya, limpahan hujan yang turun ke sungai

tangkapan layar @merapinews
Beberapa truk berat untuk pekerjaan proyek Sab Dam terjebak di sungai Menowo akibat banjir, Rabu (01/12/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Hujan lebat yang mengguyur puncak Merapi secara intens pada Rabu (01/12/2021) kemarin.

Akibatnya, limpahan hujan yang turun ke sungai yang berada di hulu Merapi mengalami peningkatan debit air.

Seperti, Sungai Senowo yang berada di kawasan Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.

Baca juga: Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2020: Kamboja Lawan Pertama, Tantang Malaysia di Laga Terakhir

Kepala Desa Krinjing, Ismail mengatakan, hujan deras yang mengguyur sejak siang kemarin (01/12/2021) membuat proyek Sabo Dam Merapi di Trono Desa Krinjing tersapu banjir.

"Yang terkena banjir itu, sebuah bangunan proyek Sabo Dam sama beberapa truk yang menjadi alat berat di sana untuk mengerjakan proyek. Karena, kan banjir itu melewati sisir bagian Senowo sehingga bangunan proyek terkena," ujarnya saat dikonfirmasi pada Kamis (02/12/2021).

Ia menambahkan, bagian yang proyek yang hancur yakni rumah generator sebagai plan dari proyek tersebut.

Padahal proyek Sabo Dam Merapi di Trono Krinjing di alur sungai Senowo dijadwalkan selesai tanggal 2 Desember 2021. 

“Harusnya, hari ini selesai, namun akses jalan menuju proyek kemarin rusak. Tidak tahu hari ini, mungkin sudah ada perbaikan," ucapnya.

Baca juga: Peringatan Cuaca Ekstrem BMKG Kamis 2 Desember 2021, Hujan Deras Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

Sementara itu, ia mengatakan, atas kejadian ini tidak ada korban jiwa.

Di mana, pada saat hujan deras turun semua pekerja proyek sudah mengosongkan lokasi.

"Tidak ada korban. Karena kemarin sebelum air naik, para pekerja sudah mengosongkan lokasi. Untuk, pemukiman warga juga masih aman karena jarak antar bantaran dan sungai cukup jauh," urainya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved