Breaking News:

Seniman Taskombang Klaten Gelar Pameran 'Desa Mendesah Sketsa Wajah' di Tempat Pengolahan Sampah

Pameran itu menampilkan 5 karya seniman muda berbakat asal Desa Taskombang, Kecamatan Manisrenggo Klaten

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUN JOGJA / ALMURFI SYOFYAN
Puluhan sketsa wajah yang dipamerkan pada Pameran Desa Mendesah Sketsa Wajah di Desa Taskombang, Manisrenggo, Klaten, Jumat (28/11/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pandemi Covid-19 tidak membuat kreativitas para pemuda Desa Taskombang, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah tumpul.

Hal itu dibuktikan dengan mengadakan pameran sketsa yang bertajuk "Desa Mendesah Sketsa Wajah" selama 3 hari mulai Jumat-Minggu (26-28/2021).

Uniknya, lokasi pameran ini diselenggarakan di bekas tempat pengolahan sampah di desa tersebut.

Pameran itu menampilkan 5 karya seniman muda berbakat asal Desa Taskombang yakni, M Gusmeg Irawan, Wibi Agus Solikhin, Supriyono, Ndaru Kurniawan Suseno serta Agus Rohmadi.

Ketua Panitia Pameran Desa Mendesah Sketsa Wajah, Abimanyu Prasastia Perdana, mengatakan kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi dari berbagai elemen di desa itu untuk menghadirkan sesuatu yang baru.

"Teman-teman pemuda bekerja sama dengan sanggar Sedytama, Karang Taruna dan tempat pengolahan sampah berkolaborasi untuk membangun desa," ujarnya.

Menurut Abimanyu, pada pameran Desa Mendesah Sketsa Wajah itu, terdapat 70 lembar sketsa wajah yang dipamerkan.

Selain itu, juga terdapat 15 karya kerajinan logam serta 15 lukisan.

Kemudian, juga ditampilkan, komik dengan judul Getas edisi 1 total 10 lembar karya Wibi Agus Solikhin.

Selanjutnya juga memamerkan 20 pcs baju distro dengan brand Necro karya pemuda desa itu.

Ia mengatakan, tempat pengolahan sampah di desa itu diharapkan juga bisa diaktifkan kembali sebagai ruang kreativitas pemuda setempat atau Taskombang Creative Space.

"Taskombang Creative Space ini adalah tempat kreatif anak-anak muda Taskombang yang nantinya limbah dari kaleng bekas dan sejenisnya bisa kita olah kembali di sini agar jadi sesuatu yang bernilai ekonomis," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Taskombang, Aris Sumarsono mengapreasi pameran tersebut dan berharap bisa menjadi suatu peluang baru untuk mendapatkan penghasilan.

"Harapan yang paling mendasar kami ingin teman muda Taskombang punya wadah kreativitas yang menghasilkan sehingga mereka tidak ke kota cari peluang kerja tapi bisa di desa sendiri," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved