Breaking News:

Klarifikasi Polisi, Ini Kejadian Sesungguhnya Video Viral Keributan di Tegalrejo Kota Yogyakarta

Polresta Yogyakarta klarifikasi terkait kejadian sesungguhnya dalam video keributan yang terjadi di Jalan Kyai Mojo, Tegalrejo

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA/MIFTAHUL HUDA
Polisi memberikan penjelasan terkait aksi video viral keributan di Jalan Tegalrejo, Yogyakarta, Minggu (28/11/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Polisi memberikan klarifikasi terkait kejadian sesungguhnya dalam video keributan yang terjadi di Jalan Kyai Mojo, Tegalrejo, Kota Yogyakarta.

Video keributan tersebut sempat viral di media sosial (medsos) pada Sabtu (21/11/2021) lalu.

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Andhyka Doni Hendrawan, saat jumpa pers mengatakan setelah pihak kepolisian mendapat informasi serta melakukan pemeriksaan terharap sejumlah saksi, ternyata dalam video yang beredar luas di jagat maya tersebut tidak terdapat unsur kekerasan atau penganiayaan, sebagaimana isi caption dalam video yang dimaksud.

"Kami sudah melakukan pemeriksaan baik itu saksi dan pelaku pada kejadian di Tegalrejo. Bahwa dalam peristiwa itu tidak ada pemukulan maupun penganiayaan," ungkapnya, di Mapolresta Yogyakarta, Minggu (28/11/2021).

Baca juga: Aksi Kejahatan Jalanan Alias Klitih Kembali Marak, Polresta Yogyakarta Bentuk Tim Puma

Baca juga: Lagi, Remaja Terduga Klitih di Bantul Diamankan Polisi 

Satreskrim Polresta Yogyakarta, lanjut Andhyka, berhasil mengidentifikasi pelaku dalam keributan tersebut.

Dalam pemeriksaannya, memang tidak ditemukan sejumlah senjata tajam dari tangan pelaku.

Oleh sebab itu, pihak Polresta Yogyakarta tidak dapat menahan yang bersangkutan lantaran hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya penganiayaan, maupun kepemilikan senjata tajam.

"Tidak ada pasal yang kami sangkakan, sebab itu hanya cekcok saja, tidak sampai pemukulan atau penganiayaan," ungkapnya.

Atas kejadian itu, Andhyka menegaskan bahwa Polresta Yogyakarta akan mengamankan masyarakat maupun wisatawan semaksimal mungkin, khususnya mereka yang berada di Kota Yogyakarta.

"Dari kejadian ini, Satreskrim Polresta Yogyakarta akan mengamankan masyarakat dan wisatawan semaksimal mungkin," tegas dia.

Dari keterangan yang bersangkutan, yakni pelaku keributan tersebut yang berinisial AM mengaku tidak ada niatan untuk melakukan penganiayaan.

Baca juga: Polresta Yogyakarta Terjunkan Pasukan Hantu Malam untuk Berantas Kejahatan Jalanan

Baca juga: Kapolresta Yogyakarta Buka Suara Terkait Video Dugaan Penganiayaan di Jalan Kyai Mojo

Saat ditanya mengapa bisa terlibat dalam keributan Sabtu malam lalu, AM menjelaskan jika dirinya telah disenggol oleh orang tak dikenal ketika ia sedang mengendarai sepeda motor.

"Awalnya saya disenggol, saya kejar orangnya untuk minta pertanggung jawaban. Baru ketangkap itu ya di Tegalrejo itu," ujarnya.

Baik pihak Polisi maupun AM tidak menjelaskan siapa pihak lain yang menyenggol kendaraan milik AM tersebut.

"Saya datang dari Barat mau ke Timur. Saat sampai di Jalan Tegalrejo saya ribut, hanya cekcok saja. Terus ada warga yang mencoba menengahi, mungkin dengar kami teriak-teriak dan ada yang merekam jadi viral," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved