Breaking News:

sidebar

Kasus Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta Terus Bertambah

Pemkot Yogyakarta kembali menemukan kasus Covid-19 di kalangan siswa peserta pembelajaran tatap muka (PTM) di wilayahnya.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
Tribun Jogja/ Azka Ramadhan
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemkot Yogyakarta kembali menemukan kasus Covid-19 di kalangan siswa peserta pembelajaran tatap muka (PTM) di wilayahnya. Temuan tersebut, merupakan hasil skrining atau pemeriksaan acak yang bergulir sejak awal pekan silam.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi berujar, setelah pada Kamis (25/11) lalu ditemukan empat kasus, Jumat (26/11), pihaknya kembali menemukan tiga kasus. Sehingga, hingga kini diketahui ada tujuh kasus di lingkup sekolah.

Dijelaskannya, ketiga siswa yang terpapar Covid-19 itu berasal dari sekolah berbeda antara satu dengan yang lain. Akan tetapi, lagi-lagi dirinya enggan menyebut sekolah mana yang dimaksud.

Ia mengatakan, skrining dilakukan secara menyeluruh di tingkat SD, SMP, dan SMA di Kota Yogyakarta.

"Semuanya OTG (orang tanpa gejala), tidak ada keluhan yang dirasakan sama sekali. Sekarang kita sedang men-tracing untuk kontak erat dari tiga siswa ini. Semoga semuanya negatif," katanya, Jumat (26/11).

"Tapi, kemarin yang empat positif satu sekolah itu, dari 79 kontak eratnya, baik yang satu kelas maupun keluarganya, hasilnya negatif semua," imbuh Heroe.

Ia pun memastikan, tiga sekolah asal siswa yang baru diketahui positif Covid-19 tersebut untuk sementara harus diliburkan dari segala aktivitas belajar mengajar secara luring. Setidaknya, upaya penutupan ditempuh selama lima hari ke depan.

Wakil Wali Kota Yogyakarta tersebut menjelaskan, pihaknya sudah mendorong seluruh siswa yang terpapar virus corona agar menjalani isolasi secara terpusat di selter-selter yang dikelola pemkot. Apalagi, selepas kasus melandai, dua selter isoter di bawah naungannya dalam kodisi kosong.

"Langsung kita tawarkan ke selter saja untuk isolasi. Tapi, kalau memang rumahnya memadahi, ya, silakan isolasi mandiri. Karena selter kita sekarang kan isinya cuma satu, nol, satu, jadi harapannya bisa ke selter saja," jelasnya.

Akan tetapi, sampai sekarang, Heroe belum menemukan sumber penularan virus yang memapar ketujuh peserta PTM tersebut. Pasalnya, berdasar hasil penelusuran orang-orang terdekat dan punya riwayat kontak erat dengan anak-anak itu dinyatakan negatif dari Covid-19.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved