Breaking News:

Feature

Pasar Tradisi Lembah Merapi Tawarkan Kuliner dan Nuansa Keindahan Masa Lampau

Berada di puncak Bukit Gono di Desa Banyubiru, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Pasar Tradisi Lembah Merapi menawarkan nuansa peradaban tempo dulu

TRIBUN JOGJA/NANDA SAGITA GINTING
BUKIT GONO - Suasana Pasar Tradisi Lembah Merapi di Bukit Gono, Banyubiru, Dukun, Magelang, tempo hari. 

Ketua Pokdarwis Pasar Lembah Merapi, Yadi Supriadi menuturkan, di dalam pasar terdapat 32 lapak yang dikelola oleh warga setempat dari 16 dusun. Di mana, setiap pedagang tidak diperbolehkan menjual satu menu yang sama.

"Ya, harus berbeda-beda. Kalau jual makanan tidak boleh menjual minuman. Harus dipilih salah satunya," ungkapnya.

Selain itu, tidak diperbolehkan menggunakan plastik untuk membungkus atau sebagai wadah makanan maupun minuman. Pedagang diharuskan menempatkan makanan dan minumannya pada wadah ramah lingkungan.

Untuk makanan sifatnya lebih padat menggunakan daun pisang. Sedangkan, makanan yang memiliki kuah maupun minuman bisa menggunakan tempurung kelapa yang sudah dibentuk menyerupai cangkir atau mangkok.

"Tidak diperbolehkan menggunakan plastik. Karena, semaksimal mungkin kami menjaga kelestarian alam sehingga sampah yang sulit terurai tidak digunakan," tutur Yadi.

Adapun, pasar Lembah Merapi hanya beroperasi setiap Minggu mulai pukul 06.00 WIB hingga 12.00 WIB. Khusus, Minggu Legi akan menampilkan berbagai seni tarian tradisonal mulai dari jatilan hingga kubro. (Nanda Sagita G.)

Baca Tribun Jogja edisi Jumat 26 November 2021 halaman 01

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved