Breaking News:

Berita Gunungkidul Hari Ini

Harga Minyak Kemasan Naik, Pengusaha Makanan di Gunungkidul Enggan Ganti ke Minyak Curah

Melambungnya harga minyak goreng kemasan dirasa memberatkan para pengusaha makanan.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Pedagang makanan di Taman Kuliner Wonosari, Gunungkidul tetap bertahan dengan minyak goreng kemasan meski harganya tengah melambung. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Melambungnya harga minyak goreng kemasan dirasa memberatkan para pengusaha makanan.

Satu di antara alternatif yang bisa dilakukan adalah dengan menggantinya ke jenis minyak goreng curah.

Namun pilihan itu tak diambil Silvia (37), pedagang jajanan di Taman Kuliner Wonosari, Gunungkidul.

Meski sedang mahal, ia tetap bertahan dengan minyak goreng kemasan.

Baca juga: Harga Minyak Goreng di DI Yogyakarta Meroket, Disperindag Pastikan Stok Aman

"Sedih juga harganya jadi naik, tapi saya tetap pilih yang kemasan ketimbang curah," tuturnya ditemui pada Kamis (25/11/2021) lalu.

Warga asal Semanu ini berjualan molen dan onde-onde mini.

Tentu saja Silvia tetap membutuhkan minyak goreng dalam proses pembuatannya.

Keengganannya berganti ke minyak goreng curah bukan tanpa alasan.

Ia mempertimbangkan kualitas makanan yang ia jual, termasuk dari sisi kesehatannya.

"Apalagi anak saya kan juga makan ini, jadi harus saya jaga," jelas Silvia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved