Breaking News:

Berita Gunungkidul Hari Ini

Tak Sekedar Pengangkatan, Guru Honorer di Gunungkidul Dinilai Perlu Tingkatkan Kompetensi

Meski perlahan mulai ada perbaikan, nasib para guru honorer di Gunungkidul dianggap masih jauh dari harapan.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, Ali Ridlo 

Ia memandang PPPK sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan guru honorer.

Proses itu disebutnya sudah sesuai karena menjadikan kompetensi sebagai indikator.

Apalagi sudah ada dispensasi bagi guru honorer berusia lanjut, di mana ada pengurangan passing grade.

Baca juga: Gaji Disesuaikan UMP, Guru Honorer di Kota Yogya Rawan Tergusur Guru Tetap 

"Tentu perlu perjuangan karena prosesnya berat, tapi setidaknya itu sudah sesuai dengan kompetensi guru," kata Ali.

Ketua Forum Honorer Sekolah Negeri (FHSN) Gunungkidul, Aris Wijayanto berharap agar ada perbaikan pada proses rekrutmen ini.

Khususnya agar ada keadilan bagi guru honorer.

Ia mengatakan setidaknya ada seribu orang, termasuk guru honorer asal Gunungkidul yang mengikuti seleksi PPPK tahap pertama.

Adapun hasil dari seleksi tersebut sudah diketahui.

"Ada sekitar 60 persen dari seluruh peserta tersebut yang lolos," ungkap Aris.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved