Breaking News:

Panglima Tentara OPM Wilayah Yahukimo Keluarkan Ultimatum, Ini Respon KSAD Jenderal Dudung

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka ( TPNPB-OPM) mengeluarkan ultimatum pasca-penyerangan.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
Kolase Capture ANTARA dan Capture ANTARA
Ilustrasi: Pasukan TNI dan KKB Papua 

TRIBUNJOGJA.COM - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua di Kabupaten Yahukimo terus melakukan aksi dan menebar ancaman di wilayah tersebut.

Terbaru, dua prajurit TNI menjadi korban penembakan serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo, Papua, Sabtu (20/11/2021) akhir pekan lalu.

Setelah menebar teror lewat serangan, bahkan KKB Papua juga menyebar ancaman.

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka ( TPNPB-OPM) mengeluarkan ultimatum pasca-penyerangan.

Baca juga: KSAD Dudung Abdurachman Minta Prajurit TNI di Papua Bisa Rangkul Anggota KKB Agar Kembali ke NKRI

Baca juga: Sepak Terjang Tendius Gwijangge, Otak Penyerangan Koramil Suru-suru, KKB Pecahan Lekagak Telenggen

Ulitimatum itu menyusul pernyataan Panglima Tentara OPM wilayah Yahukimo, Elkius Kobak, yang menetapkan daerah itu sebagai medan perang pembebasan nasional bangsa Papua untuk merebut kemerdekaan.

Ultimatum tersebut juga telah disampaikan ke Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM, dan diumumkan Juru Bicaranya, Sebby Sambom, lewat rilis pers yang diterima Tribun-Papua.com, Selasa (23/11/2021).

Ada lima poin dalam ultimatum yang dimaksud Elkius Kobak, berikut isinya melansir dari Tribun Papua :

1. Pemerintah Daerah Kabupaten Yahukimo dalam hal ini Bupati, Wakil Bupati, dan SKDA berhenti memberikan ijin pembangunan Mako Brimob di Yahukimo serta Koramil di Suru-suru.

2. Berhenti Kepala Suku serta Intelektual yang terus menjadi Penghianat.

3. Masyarakat non Papua segera tinggalkan Yahukimo karena Yahukimo termasuk dalam perhitungan 34 Komnas TPNPB-OPM, maka perang jelas tidak akan berhenti.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved