Breaking News:

Dua Atlet Para Angkat Berat DIY Wakili Indonesia di Ajang Asian Youth Paragames

Dua atlet paralimpian angkat berat DI Yogyakarta, Elsa Dewi Saputri dan Dwiska Afrilia Maharani akan membela Indonesia di ajang Asian Youth

istimewa
Dua atlet para angkat berat DIY berfoto bersama pengurus NPC. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dua atlet paralimpian angkat berat DI Yogyakarta, Elsa Dewi Saputri dan Dwiska Afrilia Maharani akan membela Indonesia di ajang Asian Youth Paragames yang digelar di Bahrain mulai 27 November hingga 8 Desember 2021 mendatang.

Kedua atlet tersebut, turun di nomor yang berbeda, Elsa di kelas 86+ kg sementara Dwiska di kelas 73 kg.

Sementara itu kedua atlet tersebut rupaya baru kali ini akan menjajal perlombaand  tingkat internasional setelah sekitar satu tahun fokus berlatih.

"Untuk target pribadi saya tidak menarget apa-apa. Tapi saya ingin berbuat yang terbaik. Saya dan Dwiska akan berusaha untuk membela nama Indonesia dan Indonesia Raya berkibar di Bahrain," kata Elsa, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: GTT di Bantul Diajak Diskusi Pembuatan Video Bahan Ajar BIPA di Korea Selatan 

Pada kesempatan yang sama, asisten pelatih yang juga atlet angkat berat DIY, Untung Subagyo tidak ingin memberikan target tinggi kepada dua atletnya yang baru akan menjalani laga internasional pertamanya.

"Nggak masang emas, perak, perunggu, yang penting berlaga bisa membawa nama harum Gunungkidul, DIY, dan Indonesia utamanya," katanya.

Akan tetapi, Untung berharap kedua anak asuhnya dapat memencahkan rekor pribadinya sebagai tanda adanya progres dari hasil latihannya selama ini.

Menurutnya hal itu dapat berpengaruh baik bagi atletnya ke depan.

Di sisi lain, Untung mengaku persiapan untuk berlomba di Bahrain tidak memakan waktu yang lama, lantaran keduanya baru saja kembali dari ajang Peparnas di Papua.

Ketua NPC DIY, Hariyanto bersyukur sekaligus bangga dengan pencapaian kedua para atlet DIY yang mampu menjadi wakil Indonesia di ajang internasional, ia berharap hal ini menjadi langkah baik bagi regenerasi atlet di DIY.

Baca juga: Gelar Co.Creation Week 2021, Jenius Ajak Masyarakat Digital Savvy Yogyakarta Berkolaborasi

"Karena atlet-atlet disabilitas sangat sedikit dan bersyukur mereka berkesempatan menorehkan prestasi bagi Indonesia," ujarnya.

Sebagai informasi, Elsa dan Dwiska berencana bertolak ke Bahrain pada Jumat (26/11/202) besok dari Solo, Jawa Tengah, kemudian sebelumnya, mereka akan menjalani klasifikasi lebih dahulu sebelum berlaga.

Seperti diketahui, Di ajang Peparnas lalu, Elsa berhasil merebut medali perak di kelasnya, sementara Dwiska belum meraih prestasi, akan tetapi ia berhasil mencatatkan angkatan yang bagus di kelas 80 kg. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved