Breaking News:

PSIM Yogyakarta

DPP Brajamusti Imbau Seluruh Suporter PSIM Yogyakarta Tidak Melakukan Penyambutan Tim Hari Ini

Tidak adanya penyambutan bertujuan untuk menjaga kondusifitas di wilayah DI Yogyakarta khususnya wilayah perbatasan DIY-Jateng kawasan Prambanan.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Taufiq Syarifudin
Presiden Brajamusti, Burhan Thole 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Presiden Brajamusti, Muslich Burhanuddin atau akrab disapa Burhan Thole mengimbau bagi seluruh suporter PSIM Yogyakarta untuk tidak melakukan penyambutan untuk tim hari ini, Kamis (25/11/2021).

Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh Burhan Thole kepada Tribunjogja.com jika hal ini bertujuan untuk sementara menjaga kondusifitas di wilayah DI Yogyakarta khususnya wilayah perbatasan DIY-Jateng kawasan Prambanan.

"DPP mengimbau kepada laskar-laskar hari ini tidak perlu melakukan penjemputan atau penyambutan yang berlebihan, pertama demi menjaga kondusifitas wilayah DIY, khususnya wilayah perbatasan. Kedua kita berikan waktu untuk istirahat pemain supaya fokus di pertandingan berikutnya, karena masih ada pertandingan penting, fase krusial menuju 8 besar Liga 2 2021," katanya.

Baca juga: PSIM YOGYAKARTA: Satu Kaki Laskar Mataram di Babak 8 Besar 

Seperti diketahui, PSIM Yogyakarta semalam, Rabu (24/11/2021) berhasil mengandaskan PSG Pati dengan skor tipis 1-0, dan membuat tim asuhan Seto Nurdiyantoro itu menampakkan satu kaki di babak 8 besar Liga 2 2021 dengan menyisakan satu pertandingan terakhir fase grup melawan Persijap Jepara pekan depan.

Untuk itu Burhan Thole ingin seluruh suporter PSIM Yogyakarta agar sejenak menahan diri untuk tidak melakukan penyambutan pada kesempatan kali ini.

"Jadi teman-teman saya minta untuk menahan diri untuk kali ini, ke depan ketika sudah dipastikan lolos 8 besar kita akan koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar bisa melakukan penyambutan dan sekadar doa syukur untuk semua perangkat," tukasnya.

Kendati begitu, semisal pada waktunya ada suporter yang datang ke kawasan Wisma PSIM dan Mandala Krida diharapkan tetap menjaga ketertiban dan tidak berlebihan, terutama tidak membuat konvoi seperti pekan sebelumnya.

Baca juga: PSIM Yogyakarta 1-0 PSG Pati, Seto Nurdiyantoro: Perjuangan Belum Selesai!

"Kalau ada rekan-rekan yang nanti ke wisma tidak apa-apa, tapi harapannya tidak banyak, dan yang penting tidak ada konvoi seperti kemarin ke Prambanan. kita sedang siapkan matang-matang untuk koordinasi, kalau memang harus ada penyambutan tentu kita harus ada koordinasi dengan bagus, untuk saat ini kita berharap menahan diri dulu. Biar pemain PSIM Yogyakarta fokus di laga penentuan, karena kita belum otomatis lolos," tegasnya.

Selain mengimbau untuk tidak melakukan penyambutan kepada seluruh suporter, Burhan Thole juga mengungkapkan rasa syukurnya atas kerja keras dan keberhasilan Laskar Mataram semalam, sehingga membuka peluang semakin besar untuk lolos ke babak 8 besar.

"Dari DPP mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya pada pertandingan tadi malam dengan kemenangan tersebut tinggal selangkah lagi menuju 8 besar, semoga tidak hanya 8 besar, ada selanjutnya, yakni Liga 1, ya tidak harus juara," tambahnya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved