Breaking News:

Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Dinkop UKM DIY Gelar FGD Masterplan Akhir Desa Budaya Bangunkerto

Desa Mandiri Budaya bukan untuk Dinkop UKM dan Paniradya Kaistimewaan DIY, melainkan untuk kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Bangunkerto.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Para narasumber membahas masterplan akhir pengembangan desa budaya di Bangunkerto, Sleman, Kamis (25/11/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pembangunan Desa Mandiri Budaya terus dikejar oleh pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Untuk mewujudkan pembangunan itu, Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) DIY menggelar Focus Group Discussion (FGD) masterplan Kelurahan Bangunkerto, Turi, Kabupaten Sleman.

Sejumlah perwakilan dari warga Kelurahan Bangunkerto, Paniradya Kaistimewaan, tim perencana masterplan, dan akademisi turut hadir dalam acara yang digelar di hotel Forriz, Kamis (25/11/2021) pagi itu.

Kabid Layanan Kewirausahaan Koperasi dan Usaha Menengah Dinkop UKM DIY Wisnu Hermawan mengatakan, agenda Kamis pagi itu merupakan agenda terakhir pembahasan masterplan Desa Mandiri Budaya di Kelurahan Bangunkerto.

Baca juga: Festival Kreatif Lokal 2021 Digelar di Candi Borobudur Sebagai Wadah Mendukung UMKM Lokal

"Hari ini adalah puncak rangkaian setelah tiga kali pertemuan. Pada kali akan membahas draft akhir," katanya, Kamis (24/11/2021).

Dia mengatakan, Dinkop UKM DIY sengaja mendatangkan perwakilan dari Paniradya Kaistimewaan dan akademisi dari Universitas Gajah Mada (UGM) untuk memperkaya kualitas masterplan Desa Mandiri Budaya tersebut.

Wisnu menjelaskan, Desa Mandiri Budaya bukan untuk Dinkop UKM dan Paniradya Kaistimewaan DIY, melainkan untuk kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Bangunkerto.

"Di sinilah peran lintas sektor diperlukan. Karena ini bukan untuk Dinas Koperasi, dan bukan untuk Paniradya, melainkan untuk kesejahteraan masyarakat Bangunkerto," ungkapnya.

Berdasarkan masterplan yang dipaparkan oleh tim konsultan bisnis PT ARSS Baru Yogyakarta, anggaran untuk mempercantik Kelurahan Bangunkerto itu mencapai Rp62 miliar.

Dengan total item yang akan dikerjakan sebanyak 12 item berupa pembangunan fisik, mulai dari sentra UMKM dan TIC, Gapura, Sentra Ikan, Bangunan Wahana Air, Sentra Salak, serta beberapa fasilitas lainnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved