Breaking News:

Dinkes Kabupaten Magelang Siapkan Skema untuk Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Nataru

Dalam mengantispasi lonjakan kasus baru Covid-19 saat Natal dan Tahun Baru (nataru), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magelang melakukan persiapan

TRIBUNJOGJA.COM/ Nanda Sagita Ginting
Plt Dinkes Kabupaten Magelang, Sunaryo 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dalam mengantispasi lonjakan kasus baru Covid-19 saat Natal dan Tahun Baru (nataru), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magelang melakukan persiapan skema antisipasi.

Plt Dinkes Kabupaten Magelang, Sunaryo menuturkan, skema antisipasi lonjakan kasus baru disesuaikan dengan instruksi bupati (Inbup) nomor 17 tahun 2021.

"Adapun, skema antisipasi dilakukan pada penguatan 3T (testing, tracing, dan treatment). Kami akan tetap melakukan tes acak sesuai dengan temuan kasus baru. Selain itu, kami juga melakukan screening dengan rapid tes antigen atau PCR secara periodik untuk mencegah transmisi penularan Covid-19," ucapnya saat ditemui Tribunjogja.com, pada Rabu (24/11/2021).

Baca juga: Masyarakat Pelosok Masih Kurang Pemahaman Tentang Pentingnya Vaksin

Ia mengatakan, hal tersebut dilakukan mengingat pada saat perayaan Nataru berisiko tinggi terjadi peningkatan mobilitas masyarakat.

Walaupun, rencana  oleh pemerintah untuk menerapkan PPKM level 3 di seluruh wilayah saat perayaan pergantian tahun itu.

"Iya, harus diantisipasi semaksimal mungkin. Masyarakat pun harus diedukasi jangan terlalu terlena dan mengabaikan prokes. Sehingga, nanti ketika pemerintah mengeluarkan aturan penerapan PPKM level 3 saat nataru, kami sudah siap. Karena, sampai saat ini kami masih menunggu arahan," ucapnya.

Pihaknya pun, mulai menyiapkan dan menyiagakan tempat isolasi, mulai dari isolasi terpusat hingga bangsal rumah sakit rujukan.

Baca juga: Update Skuad AC Milan Jelang Vs Atletico: Kjaer, Tonali, Kessie, Saelemaekers, Diaz, Leao, Giroud,

Serta, menghitung rencana kebutuhan oksigen rumah sakit diKabupaten Magelang dan menyampaikan rencana
kebutuhan tersebut kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah untuk memastikan ketersediaan dan 
pemenuhan/distribusinya.

"Saat ini, kabupaten Magelang kasusnya sangat melandai. Sehingga, isoter dan rumah sakit rujukan sempat dikurangi kapasitasnya. Nanti, menjelang nataru akam disiapkan dan disiagakan apabila terjadi kenaikan kasus, harapannya tidak ada. Begitupun, dengan  persediaan oksigen sudah dilakukan untuk antisipasi kekurangan," urainya. (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved