Breaking News:

Berita Bantul Hari Ini

Banyak Pencapaian dalam Penanggulangan Covid-19, Bupati Optimis Bantul akan Bebas Covid-19

Bantul telah memperoleh penghargaan kabupaten terbaik dalam bidang tracing, testing dan isolasi.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
Peringatan HKN ke-57 di Hall Husada Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul. 

TRIBUNJOGJA.COM - Hari Kesehatan Nasional (HKN) diperingati setiap tanggal 12 November setiap tahunnya, dan pada Rabu (24/11/2021) Pemerintah Kabupaten Bantul memperingatinya dengan mengusung tema 'Satukan Tekad Menuju Bantul Bebas Covid-19'.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengungkapkan bahwa peringatan HKN ke-57 yang jatuh pada tahun ini merupakan sebuah momentum untuk berintrospeksi dan evaluasi diri dalam penanggulangan Covid-19, serta rencana kedepan untuk memulai program-program penanggulangan Covid-19.

"Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat dan tenaga kesehatan, agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah keterpaparan Covid-19. Sekuat apapun upaya pemerintah tidak akan cukup apabila tidak didukung oleh masyarakat dengan mematuhi protokol kesehatan," ungkapnya saat menghadiri acara peringatan HKN  ke-57 di Hall Husada Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul.

Baca juga: Hasil Swab Acak di Sekolah, Ditemukan 46 Siswa dan Guru di Bantul Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sementara terkait capaian penanggulangan Covid-19, menurut Bupati sudah sangat signifikan dengan capaian vaksinasi lebih dari 80 persen untuk dosis 1.

Selain itu, ia menyatakan bahwa Bantul telah memperoleh penghargaan kabupaten terbaik dalam bidang tracing, testing dan isolasi.

Selain itu Bantul merupakan satu-satunya kabupaten yang memiliki RS Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC).

Dengan capaian tersebut, Bupati pun merasa optimis bahwa Bantul akan bebas dari Covid-19.

Ia menuturkan, setelah dilakukan penelitian, saat ini yang terpapar Covid-19 sebagian besar masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG) sehingga tidak perlu dirawat di RS, dan sebagian besar juga sudah dinyatakan sembuh.

"Mengapa optimis? Karena tanda-tanda sudah kelihatan, walaupun ada klaster baru, walaupun ada paparan baru, semua tanpa gejala. Itu yang membuat optimisme saya. Tinggal sekarang vaksinasi harus terus dilanjutkan agar mencapai titik yang optimal," tambahnya.  

Baca juga: Wabup Bantul Sebut Tak Ada Lagi Penularan Covid-19 dari Klaster Takziah

Namun demikian, Bupati menyatakan bahwa protokol kesehatan (prokes) akan menjadi budaya hidup meski nanti pandemi Covid-19 di Bantul sudah dapat dikendalikan atau bahkan di angka nol.  

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved