Breaking News:

Berita Klaten Hari Ini

Warga Panjat Pagar demi Saksikan Rekonstruksi Meninggalnya Ibu Muda di Klaten Usai Minum Air Beracun

Sejumlah warga ramai-ramai mendatangi lokasi rekonstruksi ibu muda berinisial HDS yang meninggal setelah minum air bercampur racun.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Sejumlah warga saat memanjat pagar rumah demi menyaksikan rekonstruksi Ibu Muda meninggal setelah minum air beracun, Selasa (23/11/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sejumlah warga di Dukuh Panggangwelut, Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ramai-ramai mendatangi lokasi rekonstruksi ibu muda berinisial HDS yang meninggal setelah minum air bercampur racun di desa itu.

Pantauan Tribunjogja.com di desa itu sekitar pukul 09.40 hingga 11.15 puluhan warga tampak mendatangi rumah korban yang dijadikan lokasi rekonstruksi.

Meski pihak kepolisian telah memasangi area rekonstruksi dengan garis polisi, namun para warga tetap memantau jalannya rekonstruksi yang merenggut nyawa HDS itu.

Beberapa warga bahkan rela untuk berdiri di atas pagar rumah demi menyaksikan reka adegan itu.

Baca juga: Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Ibu Muda Meninggal di Klaten Setelah Minum Racun

Selain itu, pihak keluarga korban seperti saudara dan suami HDS juga menyaksikan langsung reka adegan itu.

Reka adegan tersebut berlangsung sekitar pukul 09.40 di rumah tersangka dan di rumah korban yang berada berdekatan.

Adegan pertama diawali dengan tersangka mengelas besi dan kemudian menumbuk racun yang telah dibeli di sebuah toko.

Selanjutnya tersangka pergi ke rumah korban dan mencampur racun itu di minuman yang terletak di dalam kulkas hingga akhirnya pergi meninggalkan rumah.

Pada saat rekonstruksi tersebut, jajaran kepolisian mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi.

Baca juga: FAKTA Baru Kasus Ibu Muda di Klaten Meninggal Seusai Minum Air Beracun, Pengakuan dan Motif Pelaku

Warga juga terlihat memadati sekitar lokasi untuk menyaksikan rekonstruksi.

"Untuk jumlah reka adegan hari ini berjumlah 40 adegan dari yang bersangkutan merencanakan membeli hingga setelah yang bersangkutan pergi dari tempat kejadia perkara," ujar Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Guruh Bagus Eddy Suryana saat Tribunjogja.com temui di sela-sela rekonstruksi.

Menurutnya, rekonstruksi tersebut merupakan salah satu dari bentuk pembuktian kepolisian dalam bentuk reka adegan untuk memastikan keterangan saksi-saksi dan tersangka singkron serta untuk mendapatkan petunjuk lebih.

"Maka kegiatan rekonstruksi pagi ini, kami mengundang langsung pihak kejaksaan untuk menyaksikan secara langsung sehingga jaksa lebih yakin atas kasus tindak pidana ini," ucapnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved