Breaking News:

Pemkot Magelang Buka Seleksi Calon Dewan Pengawas Perumda BPR Magelang 

Pemerintah Kota Magelang membuka seleksi calon Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Magelang

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Magelang 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Pemerintah Kota Magelang membuka seleksi calon Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Magelang, Kota Magelang.

Seleksi ini digelar dalam rangka menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, salah satunya dengan terpenuhinya kepengurusan BUMD dalam tugas kepengawasan.

"Seleksi dibuka untuk memenuhi 1 orang dewan pengawas BPR Bank Magelang," jelas Ketua Panitia Seleksi Calon Dewan Pengawas Perumda BPR Bank Magelang, Chrisatya Yonas Nusantrawan, melalui keterangan tertulisnya pada Selasa (23/11/2021).

Baca juga: JITM 2021 Digelar, Upaya Bangkitkan Pariwisata DIY di Tengah Pandemi

Pendaftaran dibuka mulai 23-29 September 2021. Pendaftaran dengan mengirimkan berkas lamaran yang ditujukan kepada Wali Kota Magelang melalui Panitia Seleksi Calon Dewan Pengawas Perumda BPR Bank Magelang dengan alamat PO BOX 146 Magelang.

Seleksi terbuka untuk umum dengan persyaratan umum meliputi sehat jasmani dan rohani, memiliki keahlian, integritas, kepemimpinan, pengalaman, jujur, perilaku yang baik, dan dedikasi yang tinggi untuk memajukan dan mengembangkan perusahaan.

Syarat lainnya, calon pendaftar harus memiliki kompetensi dan reputasi keuangan yang baik, memahami penyelenggaraan Pemerintah Daerah, memahami manajemen perusahaan yang berkaitan dengan salah satu fungsi manajemen, menyediakan waktu yang cukup untuk melaksanakan tugasnya.

Selanjutnya, mempunyai pendidikan paling rendah Sarjana Strata Satu (S1). Berusia paling tinggi 60 tahun pada saat mendaftar pertama kali, tidak pernah dinyatakan pailit, tidak pernah menjadi anggota Direksi atau dewan pengawas yang dinyatakan bersalah menyebabkan badan usaha yang dipimpin dinyatakan pailit.

"Calon pendaftar tidak sedang menjalani sanksi pidana, dan tidak sedang menjadi pengurus partai politik, calon kepala daerah atau calon kepala daerah, dan/atau calon anggota legislatif," lanjut Yonas, yang juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Magelang itu.  

Disamping persyaratan umum, lanjut Yonas, seleksi juga menyertakan persyaratan khusus antara lain memiliki integritas, kompetensi dan reputasi keuangan yang baik. Integritas meliputi akhlak dan moral yang baik, komitmen mematuhi peraturan perundangan, mengembangkan operasional BPR yang sehat dan tidak termasuk dalam daftar tidak lulus.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved