Sempat Terhenti Tiga Hari, PAMdes Sambirejo Kembali Bisa Alirkan Air Bersih ke 13 Padukuhan

Warga di 13 pedukuhan yang sebelumnya terdampak dari putusnya jaringan pipa akhirnya bisa menikmati aliran air bersih kembali.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
istimewa
Pipa PAM Desa di Sambirejo putus diterjang banjir sungai Plengkung, Kamis (18/11/2021) sore. Aliran air bersih di 13 dusun terputus. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pipa saluran air bersih di Kalurahan Sambirejo, tepatnya di jembatan Majasem, yang terputus diterjang banjir pada Kamis (18/11) sore, akhirnya kembali tersambung.

Warga di 13 pedukuhan yang sebelumnya terdampak dari putusnya jaringan pipa akhirnya bisa menikmati aliran air bersih kembali.

Panewu Prambanan Ishadi Yazid mengatakan pipa yang putus telah selesai diperbaiki pada Minggu (21/11/2021) malam oleh paguyuban pemakai air Oppa Tirto Mulyo Sambisari.

Perbaikan dilakukan secara darurat dengan menyambung pipa 6 inchi melintas di atas jembatan. 

"Sekarang sudah selesai diperbaiki. Kita sambung pipa, tapi bukan di jalur kemarin yang putus, tapi di atas jembatan," kata dia, Senin (22/11/2021). 

Menurut dia, air sudah mengalir namun sementara dialirkan untuk mengisi penuh bak penampungan. Jika sudah penuh maka akan langsung didistribusikan kepada warga. 

Ia menjelaskan, pemasangan pipa tidak dilakukan di jalur sebelumnya, tapi by pass di atas jembatan agar lebih aman jika sungai Plengkung kembali meluap.

Penyambungan pipa menggunakan ukuran 6 inchi dengan biaya dari kas paguyuban pemakai air Oppa Tirto Mulyo lebih kurang Rp 60.120.000.

Baca juga: Pipa PAM Desa di Sambirejo Putus Terimbas Banjir, Aliran Air Bersih untuk 13 Dusun Terhenti

Baca juga: Jelang Libur Akhir Tahun, Reservasi Hotel di DIY Capai 70 Persen

Adapun bekas pipa yang putus sudah dievakuasi dan sementara waktu ini tidak digunakan. 

Ke depan, jika sudah masuk musim kemarau bakal dibuatkan jalur khusus pipa yang sifatnya lebih permanen. Posisinya dibuat melintang di atas sungai dengan ketinggian yang dimungkinkan tidak akan dijangkau banjir. 

"Paling tidak, tingginya sama dengan jembatan. Jadi, lebih aman," kata dia. 

Sebagaimana diketahui, pipa PAM Desa di Kalurahan Sambirejo putus karena diterjang luapan air sungai Plengkung, Kamis (18/11/2021) petang.

Pipa tersebut terputus karena tidak cukup kuat menahan kuatnya arus air yang disertai material sampah, ranting pohon dan bambu.

Akibatnya, aliran air bersih untuk warga di 13 padukuhan di lima kalurahan di Kapanewon Prambanan harus terhenti.

Lima Kalurahan itu antara lain Kalurahan Bokoharjo, Sambirejo, Sumberharjo, Wukirharjo, Gayamharjo.(Tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved