Breaking News:

PSS Sleman

PSS SLEMAN: Dejan Antonic Sebut Liga 1 Seri 3 Horor, Ini Alasannya

Dalam rentang waktu 35 hari saja, Bagus Nirwanto dan kolega dijadwalkan melakoni sebanyak 8 pertandingan.

Dok PSS Sleman
Selebrasi penyerang PSS Sleman, Nemanja Kojic usai mencetak gol ke gawang PSM Makassar pada lanjutan Liga 1 2021/22 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (18/11/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM- Padatnya jadwal pertandingan yang bakal dilakoni pada Liga 1 2021/22 Seri 3 dikeluhkan juru taktik PSS Sleman, Dejan Antonic.

Sebab, dalam rentang waktu 35 hari saja, Bagus Nirwanto dan kolega dijadwalkan melakoni sebanyak 8 pertandingan, yang menurut Dejan kurang ideal.

Hal ini ia ungkapkan jelang pertandingan PSS Sleman melawan Bhayangkara FC yang akan dihelat hari Senin (22/11/2021)  di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah.

"Seri ketiga seperti horror, saya lihat delapan pertandingan untuk 32 hari itu terlalu banyak untuk pemain di Indonesia, saya tidak terkejut jika kualitas tidak ada," ujar Dejan Antonic, Minggu (21/11/2021).

Seperti diketahui, pada seri pertama dan kedua, kompetisi Liga 1 2021/2022 hanya memainkan lima pertandingan dalam satu bulan, kemudian diberi waktu jeda beberapa hari untuk melakukan pemulihan pemain.

Kini tambahan tiga pertandingan pada satu seri menurut pelatih asal Serbia itu bakal memiliki pengaruh kepada kondisi para pemain. Apalagi saat ini PSS Sleman akan melakukan pulang-pergi Sleman-Solo selama seri ketiga diputar.

"Dulu kita pikir cuma ada lima pertandingan untuk putaran sebelumnya dan ada sedikit libur, tim fokus persiapan putaran kedua, tapi sekarang tambah tiga pertandingan dan itu tambah masalah buat kita, untuk kondisi pemain, saya cuma mau kasih tahu, karena pemain harus main, perjalanan, main, perjalanan, semoga semua bisa berjalan lancar, Semoga tidak ada pemain cedera, dan bisa lebih bagus ke depannya," ujar dia.

Di sisi lain saat ini tren tim berjuluk Super Elang Jawa tengah menanjak, dari tiga pertandingan terakhir Bagus Nirwanto dkk belum sekalipun menelan kekalahan, meski di laga pekan lalu PSS Sleman hanya bermain imbang dengan PSM Makassar, namun para pemainnya sudah terlihat lebih enjoy menikmati pertandingan.

Untuk itu Dejan merasa senang melihat progres kemajuan anak asuhnya yang perlahan menunjukkan penampilan apik di setiap laganya, meski menurutnya saat ini para pemain masih memiliki beban.

"Ya kita masih punya beban, tapi bukan karena ada faktor dari luar, ini karena kita profesional, dan karena kita harus lebih bagus dari tim lain. Kita lihat PSS kemarin punya banyak peluang emas, tapi saya senang anak-anak sudah bisa membuat peluang, step by step pasti anak-anak berubah dan lebih fokus, dan kalau kita bisa masuk gol lebih cepat dari kemarin, pasti pertandingan lebih enak buat kita," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved