Breaking News:

Berita Kriminal Hari Ini

Satreskrim Polresta Buru Pelaku Penganiayaan Pelajar di Kota Yogya

Korban dibacok oleh salah satu anggota dari rombongan tersebut dengan dugaan menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Polresta Yogyakarta
Anggota polisi menunjukan luka akibat sabetan senjata tajam, Minggu (21/11/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jajaran Satreskrim Polresta Yogyakarta saat ini masih memburu pelaku penganiayaan pada Minggu (21/11/2021) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Kolonel Sugiono, tepatnya di depan RS Pratama, Kota Yogyakarta.

Selain di Jalan Kolonel Sugiono, masyarakat juga menyaksikan video di twitter dugaan penganiayaan yang terjadi di Jalan Kyai Mojo, Tegalrejo, Kota Yogyakarta pada hari yang sama.

Kasubbag Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharja mengatakan, untuk kronologis penganiayaan di Jalan Kolonel Sugiono bermula saat korban berinisial AM (16) warga Umbulharjo, Kota Yogyakarta yang masihberstatus pelajar mengendarai sepeda motor berboncengan dari Dongkelan, Kabupaten Bantul.

Baca juga: Beredar Video Dugaan Klitih, Begini Respon Polisi Yogyakarta dan Sleman

Korban berencana hendak mengisi bensin di SPBU Tungkak, lalu saat itu korban berpapasan dengan beberapa rombongan pengendara sepeda motor.

"Dia kemudian berpapasan dengan rombongan dari arah barat kira-kira 7 motor berboncengan semua. Kemudian korban dikejar, setelah sampai didepan pom bensin Tungkak motor korban ditendang oleh salah satu rombongan pelaku kemudian jatuh," katanya,dihubungi Minggu (21/11/2021).

Setelah itu, lanjut Timbul, korban dibacok oleh salah satu anggota dari rombongan tersebut dengan dugaan menggunakan senjata tajam jenis celurit.

"Dugaannya dibacok pakai celurit, sehingga korban luka di punggung sebelah kanan dan jaket yang dipakai korban sobek sampai melukai punggung korban," ujarnya.

Baca juga: Keributan di Jalan Kaliurang Sleman Sabtu Dini Hari Bukan Klitih, Ini Penjelasan Polisi

Saat itu korban dilarikan ke RS Pratama Yogyakarta, namun berhubung luka yang dialaminya cukup parah, korban kemudian dirujuk ke UGD RS Wirosaban, Kota Yogyakarta.

"Sempat menjalani penanganan di RS Pratama. Namun lukanya cukup serius akhirnya dibawa ke RS Wirosaban," ungkap Timbul.

Saat ini dua kasus dugaan penganiayaan tersebut semuanya masih dalam proses lidik dari jajaran Satreskrim Polresta Yogyakarta.

Adanya kejadian tersebut, pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada ketika keluar malam. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved