Breaking News:

Keutamaan Jumlah Rakaat Shalat Dhuha yang Tak Semua Orang Tahu

Ya Allah, sesungguhnya waktu duha adalah waktu duha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Human Resources Online
Salat Dhuha adalah amalan sunnah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. 

Tribunjogja.com -- Shalat Dhuha merupakan salat sunah yang dikerjakan setelah terbit matahari (Matahari kira- kira seujung tombak) sampai menjelang masuk waktu zhuhur.

Afdolnya dilaksanakan pada pagi hari saat matahari sedang naik ( kira-kira jam 9.00 ).

Shalat Dhuha dikenal dengan salat sunah untuk meminta dilapangkan rezekinya oleh Allah swt.

Berdasarkan hadits Nabi : ” Allah berfirman : Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang ( Shalat Dhuha ) niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya “ (HR.Hakim dan Thabrani).

Cara melaksanakan

Shalat Dhuha minimal dua rakaat dan maksimal duabelas rakaat, dilakukan secara Munfarid (tidak berjamaah), caranya sebagai berikut :

Niat shalat dhuha didalam hati berbarengan dengan Takbiratul ihram :

اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحَى رَكْعَتَيْنِ ِللهِ تَعَالَى

“Ushalli Sunnatadh-dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa.”

Artinya :
“Aku niat shalat sunat dhuha dua rakaat, karena Allah ta’ala

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved