Breaking News:

Wabah Bisa Jadi Berkah, Isolasi Tetap Bisa Happy

Keberadaan Gojek lewat berbagai macam fiturnya bisa mengubah wabah menjadi berkah bagi mereka ingin tetap survive

Tribun Jogja
Melati dan Jamu kunir asem Barokah nya. GoFood cukup membantu UMKM untuk bertahan dan go digital saat covid-19. 

TRIBUNJOGJA.COM - Keberadaan Gojek lewat berbagai macam fiturnya bisa mengubah wabah menjadi berkah bagi mereka ingin tetap survive di tengah kondisi sulit akibat covid-19. Gojek juga membantu melipatgandakan imun mereka yang menjalani isolasi mandiri (isoman) karena tetap bisa happy semua kebutuhan terpenuhi.

Jamu kunir asem Barokah namanya. Usaha ini dirintis oleh seorang ibu rumah tangga muda bernama Melati Indah Pratiwi sejak 2018. Tak ada toko. Hanya sebuah rumah sederhana bercat putih di pojokan gang buntu arah masuk Blok B Griya Purwo Asri, Purwomartani, Kalasan, Sleman, DIY. Rumah itu dijadikan titik untuk merchant GoFood.

"Saya jualan jamu kemasan botol plastik. Jamu dititipkan ke penjual jajanan pasar. Lalu mulai tertarik untuk mendaftar ke GoFood pada 2019," kata wanita yang memilih resign dari sebuah bank untuk berwirausaha ini.

Layanan GoFood dari Gojek
Layanan GoFood dari Gojek (IST)

Pemikirannya waktu itu ingin bergabung GoFood untuk memperluas pasar. Kerjasama dengan Gojek lewat GoFood cukup dirasakan dampak positifnya. "Ada respon baik dari pasar. Order jamu lewat GooFod mulai masuk. Kalau HP bunyi ringtone GoFood, hati ini senang tak terkira," ujar Melati sambil tertawa.

Kemudian Maret 2020, wabah pandemi covid-19 mulai masuk Indonesia. Melati mengaku ikut terdampak saat itu, terutama saat sedang ramai-ramainya lockdown. Jajanan pasar tempat ia menitipkan jamu banyak yang tutup. Demikian juga pasar-pasar tempat kulakan bahan baku jamu, juga tutup. Penjualan jamu lewat offline pun menurun drastis.

"Dan yang membuat sedih adalah gaji suami harus dipotong karena perusahaan terdampak pandemi. Tapi masih alhamdulilillah suami tidak dirumahkan," katanya. Kondisi ini membuatnya harus lebih bersemangat jualan jamu agar perekonomian keluarga tak besar pasak dari pada tiang.

Kreasi Jamu

Bila selama ini ia hanya berjualan jamu beras kencur, saat itu ia mulai berkreasi membuat menu jamu lainnya. Utamanya jahe merah yang kala itu booming dianggap ampuh cegah covid-19. Sejumlah empon-empon ia racik menjadi jamu untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Kemudian muncullah aneka menu jamu temulawak jahe, empon-empon corona, wedang jahe merah, beras kencur, wedang gula asem, susu jahe merah, wedang uwuh jahe merah, jeruk sereh dan lainnya. Menu-menu dimasukkan ke dalam daftar menu GoFood yang selama ini hanya diisi jamu kunir asem.

"Alhamudulillah, ternyata menu-menu baru itu sangat laris di GoFood karena waktu itu. Terutama jamu yang mengandung jahe dan temulawak," jelas Melati. Dalam sehari, ia mampu menjual puluhan botol jamu aneka rasa. Bahkan penjualan dari GoFood mengalahkan penjualan lewat offline. Jamu yang mengandung jahe yang paling banyak dipesan customer.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved