Breaking News:

Akhir Cerita Kasus Pengelapan Sertifikat Tanah Keluarga Nirina Zubir, Ini Biang Keroknya

Tiga tersangka kasus penggelapan aset orang tua Nirina Zubir Riri Kasmita, Edrianto suami Riri Kasmita dan notaris Faridah.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Wartakotalive.com/Desy Selviany
Tiga tersangka kasus penggelapan aset orang tua Nirina Zubir dihadirkan polisi, Kamis (18/11/2021). Mereka adalah Riri Kasmita, termasuk dua tersangka lainnya, yakni Edrianto suami Riri Kasmita dan notaris Faridah. 

Tribunjogja.com -- Tiga tersangka kasus penggelapan aset orang tua Nirina Zubir dihadirkan polisi, Kamis (18/11/2021). Mereka adalah Riri Kasmita, termasuk dua tersangka lainnya, yakni Edrianto suami Riri Kasmita dan notaris Faridah.

Tiga tersangka itu dihadirkan sebagai lanjutan dari kasus pengelapan sertifikat tanah yang menjerat Keluarga Aktris Nirina Zubir. Riri Khasmita mantan asisten rumah tangga ibu Nirina telah menggelapkan enam sertifikat tanah milik almarhumah Cut Indria Marzuki.

Nirina Zubir bertemu Riri Khasmita untuk pertama kalinya setelah kasus mafia tanah terungkap, dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Kamis (18/11/2021).

Dalam kesempatan itu, Nirina menahan emosi saat melihat Riri.

"Saya harus menata emosi saya karena ini adalah pertemuan pertama saya setelah orang orang di belakang saya ini menjadi tersangka dan akhirnya ditahan," ujar Nirina, Kamis, dilansir Tribunnews.

Hingga saat ini, kata Nirina, Riri belum meminta maaf padanya sama sekali. Bahkan, mantan ART Nirina itu menatap sinis pada sang aktris.

"Berat sekali hati saya untuk ketemu sama dia dan tidak ada sedikitpun sampai detik ini untuk memohon maaf, jalan aja, menatap saya dengan sebegitunya," kata Nirina.

Artis peran Nirina Zubir (tengah) saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Kamis (18/11/2021).
Artis peran Nirina Zubir (tengah) saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Kamis (18/11/2021). (KOMPAS.com/ Tria Sutrisna)

"Walaupun sudah di saat seperti ini kamu masih berani menatap mata saya seperti itu," lanjutnya.

Nirina berharap kasus mafia tanah yang dilakukan mantan ART-nya itu diusut tuntas dan pelaku mendapat hukuman setimpal.

Lantaran, ia sedih membayangkan almarhumah ibunya meninggal dunia dalam keadaan tidak tenang.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved