Breaking News:

Liga Inggris

Solskjaer Marah Besar Karena Selalu Dikritik dan Dianggap Tidak Mampu Menangani Manchester United

banjir kritik, Solskjaer tidak berniat mundur dari MU dan bertekad untuk membalikkan keadaan. Dia dikabarkan marah karena selama ini hanya salahkan

Penulis: Yoseph Hary W | Editor: Yoseph Hary W
PAUL ELLIS / AFP
Reaksi Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer bereaksi pada akhir pertandingan Liga Inggris antara Leicester City dan Manchester United di King Power Stadium di Leicester, 17 Oktober 2021. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pelatih Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer dikabarkan marah besar setelah kritikan mengenai kinerjanya sebagai manajer setan merah selalu dikritik dan bahkan dianggap tidak mampu menangani Cristiano Ronaldo Cs.

Laporan seputar kinerja Solskjaer dan keraguan yang mempertanyakan kemampuannya sebagai manajer Manchester United belakangan ini meningkat, tulis The Sun dikutip Tribun Jogja via manchestereveningnews.

Walau banjir kritik, Solskjaer memang tidak berniat mundur dan bertekad untuk membalikkan keadaan. Dia dikabarkan marah karena selama ini hanya salahkan sejak awal musim.

Solskjaer merasa telah membangun kredit yang cukup untuk meningkatkan nasib Man United, dan bersikeras dia bisa melakukan itu.

Ole Gunnar Solskjaer, Pelatih Manchester United
Ole Gunnar Solskjaer, Pelatih Manchester United (Anthony Devlin / AFP)

Baca juga: Jam Tayang TV Liga Inggris Matchday 12 Siaran Langsung SCTV MolaTV 20 - 21 November

Sejauh ini, Solskjaer menolak untuk mengundurkan diri di Old Trafford  dan dia merasa frustrasi karena tidak mendapat lebih banyak pujian atas pekerjaannya di Manchester United, laporan dikutip Tribun Jogja dari laman Metro.

Pelatih asal Norwegia itu akan memimpin perjalanan MU di hari Sabtu ke markas Watford. Sebelumnya, MU menelan kekalahan memalukan dari Manchester City dan Liverpool.

MU kin iduduk di urutan keenam klasemsen sementara Liga Inggris, terpaut sembilan poin dari Chelsea di puncak. Penampilan setan merah belakangan ini membuat Solskjaer kehilangan dukungan dari sebagian besar ruang ganti. Berita beredar, pemain senior seperti Cristiano Ronaldo dan Bruno Fernandes disebut sangat marah.

Rio Ferdinand menyarankan Solskjaer untuk mengundurkan diri setelah kekalahan dari pasukan Pep Guardiola, dengan mengatakan sudah waktunya untuk 'tongkat estafet'.

“Saya selalu merasa sedikit skeptis. Bisakah dia membawa kita menjadi juara? Saya tidak sepenuhnya yakin, saya berharap dia bisa melakukan itu. Tapi apa yang saya lihat musim ini, saya hanya merasa mungkin sudah saatnya tongkat estafet diserahkan kepada orang lain yang bisa menggantikan kami sekarang,” kata Ferdinand.

Menurut The Sun, Solskjaer sama sekali tidak berniat mengundurkan diri di Theatre of Dreams di MU dan bersikeras bahwa ia dapat membalikkan keadaan.

Selain itu, Solskjaer dikatakan marah karena kepemimpinannya hanya dinilai pada awal musim ini dan dia merasa orang-orang melupakan kesuksesan yang dia miliki.

Man United berada di urutan ketiga dan kedua dalam dua musim penuh Solskjaer sebagai pelatih, sementara mereka kalah dari Villarreal di final Liga Europa musim lalu.

Solskjaer merasa dia membangun kredit yang cukup untuk melihat masa sulit ini, tetapi kegagalan untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions pasti akan membuatnya dipecat.

Brendan Rodgers dilaporkan menjadi favorit dewan untuk menggantikan Solskjaer tetapi pelatih asal Norwegia itu dapat diberikan waktu hingga akhir musim untuk melihat apakah ia dapat membalikkan hasil.

(*/ose/ Tribun Jogja )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved