Breaking News:

Cerita Warga Miliarder Baru Tol Yogya-Solo di Klaten Ramai-ramai Beli Mobil, Mayoritas Bayar Cash

Puluhan warga yang membeli mobil itu, tersebar di empat kecamatan yang telah menerima pembayaran UGR beberapa waktu lalu.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
Mulyono (baju kuning) saat menerima brosur dari sales mobil seusai mengikuti musyarawar tol Yogyakarta-Solo di Desa Senden, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Rabu (17/11/2021). 

Kemudian, kata Anton, dari data yang ia kumpulkan tidak semua warga yang menerima UGR tol mau membeli mobil.

Sebagian besar warga yang menerima UGR tol Yogyakarta-Solo di Klaten lebih memprioritaskan untuk membeli rumah dan tanah.

"Jika uang UGR yang ia terima berlebih baru mereka mau membeli mobil atau keperluan lainnya," ungkap dia.

Baca juga: Cerita Warga Terdampak Tol Yogyakarta-Solo, Ogah Beli Mobil Pilih Bertani Lagi

Baca juga: Puluhan Pot Bunga di Jalan Lintas Yogyakarta-Solo di Ceper Klaten Dirusak Orang Tak Dikenal

Sementara itu, Mulyono (55) warga Desa Senden, Kecamatan Ngawen yang tanahnya ikut diterjang proyek Tol Yogyakarta-Solo mengaku enggan untuk membeli mobil baru karena telah memiliki satu unit mobil di rumahnya.

"Tadi sempat ditawari oleh sales mobil. Tapi saya kurang berminat karena sudah punya mobil.  Tadi semua warga yang ikut musyawarah tol juga dikasih brosur," imbuhnya. 

"Kalau tawaran ini saya biasa saja. Kurang tertarik karena saya sudah beli mobil juga. Uang ini ya untuk beli sawah lagi," tandasnya.

( tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved