Serie A

AC MILAN: Selamat Tinggal Franck Kessie dan Mengapa Harus Renato Sanches

Rossoneri disebut berpeluang mendapatkan Renato Sanches dari Lille pada bursa transfer musim dingin Januari 2022 nanti.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
AFP
Franck Kessie dan calon penggantinya di AC Milan Renato Sanches 

TRIBUNJOGJA.COM - Ada alasan mengapa Renato Sanches adalah pemain yang dibutuhkan di lini tengah AC Milan.

Sementara itu, Milanisti sepertinya harus mengucapkan selamat tinggal kepada gelandang andalannya, Franck Kessie.

Rossoneri disebut berpeluang mendapatkan Renato Sanches dari Lille pada bursa transfer musim dingin Januari 2022 nanti.

Sementara belum ada berita positif mengenai perpanjangan kontrak Franck Kessie karena kedua pihak bersikeras dengan sikapnya masing-masing.

Gianluca Di Marzio berbicara kepada Sky Italia via PianetaMilan tentang situasi pembaruan kontrak Kessie.

Franck Kessie di Liga Italia Serie A antara Atalanta vs AC Milan di Stadion Gewiss, 23 Mei 2021.
Franck Kessie di Liga Italia Serie A antara Atalanta vs AC Milan di Stadion Gewiss, 23 Mei 2021. (Marco Luzzani/Getty Images/AFP)

Ia menegaskan bahwa negosiasi masih menemui jalan buntu karena jarak antara kedua belah pihak, seperti dikutip Tribun Jogja dari SempreMilan.

Dia menambahkan bahwa pembaruan kontrak Franck Kessie di AC Milan sepertinya mustahil untuk saat ini.

Artinya, kemungkinan fans AC Milan harus mengucapkan selamat tinggal kepada Franck Kessie.

Kessie akan bernasib sama seperti Gianluigi Donnarumma dan Hakan Calhanoglu karena manajemen tidak akan menuruti tuntutan gaji selangitnya.

Sementara itu, Calciomercato.it berbicara dengan Enrico Boiani dari Radio Rossonera tentang peluang AC Milan merekrut pengganti Kessie.

Dan Renato Sanches adalah sosok yang telah banyak dikaitkan dengan AC Milan khususnya oleh La Gazzetta dello Sport selama 48 jam terakhir.

Peluang emas Milan

Renato Sanches dan Cristiano Ronaldo di kualifikasi Piala Dunia Qatar 2022 antara Portugal vs Serbia, di stadion Luz di Lisbon, pada 14 November 2021.
Renato Sanches dan Cristiano Ronaldo di kualifikasi Piala Dunia Qatar 2022 antara Portugal vs Serbia, di stadion Luz di Lisbon, pada 14 November 2021. (PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP)

Boiani menyatakan bahwa pemain internasional Portugal bukan yang paling cocok untuk menggantikan Kessie dari sudut pandang tipe dan karakter.

Namun Sanches bisa menjadi peluang yang besar di bursa transfer musim dingin Januari 2022, sehingga akan disayangkan jika tidak dimanfaatkan.

Kesepakatannya akan berakhir pada 2023 sehingga Lille sudah menyiapkan kemungkinan menjualnya.

Gelandang 24 tahun itu bisa memperkuat lini tengah, mengingat dia bisa bermain di posisi poros ganda dengan baik.

“Dari Prancis saya diberitahu jika Milan mengajukan tawaran pada Januari, Renato Sanches pergi.

Terkait masa depan Franck Kessie di Milan, ia menyebut bahwa pendukung AC Milan harus merelakan kepergian pemain Pantai Gading itu.

“Kessie ditakdirkan hanya menjadi kenangan, kedua pihak masih terlalu jauh dan bersikukuh pada posisi masing-masing.

“Untuk Renato Sanches, mungkin perlu mengeluarkan setidaknya € 25 juta, tetapi gaji 5,5 juta (kotor) terjangkau.

Sanches kalahkan Kessie

Renato Sanches (kanan), gelandang Lille yang dikabarkan menjadi incaran Paolo Maldini untuk AC Milan
Renato Sanches (kanan), gelandang Lille yang dikabarkan menjadi incaran Paolo Maldini untuk AC Milan (AFP)

Sementara itu, ia pun mengemukakan hipotesis bahwa transfer Renato Sanches ke AC Milan adalah langkah yang tepat.

“Saya membuat pertimbangan ini: tahun lalu kami selalu mengatakan bahwa Kessie mendominasi lini tengah mana pun.

“Namun, satu-satunya yang gagal adalah ketika adalah melawan Lille yang di lini tengahnya ada Renato Sanches.

Dari laga tersebut, Sanches dianggap layak menjadi sosok yang akan berada di lapangan tengah pasukan Stefano Pioli.

“Ini adalah pertandingan yang saya ingat dengan baik dan itu menegaskan kepada saya betapa kualitas terbaik pemain Portugal itu.

Menurutnya, AC Milan saat ini butuh pemain tengah yang bepengalaman yang sepadan untuk menggantikan Kessie.

“Pada kenyataannya, saya takut itu hanya akan tetap menjadi ilusi. AC Milan baru-baru ini tidak merekrut pemain mapan, tetapi hanya pemain yang berkembang dan eksplosif.

“Katakanlah saya tidak akan terkejut jika lini tengah tahun depan terdiri dari Bennacer, Tonali, Bakayoko, Pobega, dan Adli.”

Strategi Paolo Maldini

Direktur teknik Paolo Maldini dan direktur olahraga AC Milan, Ricky Massara
Direktur teknik Paolo Maldini dan direktur olahraga AC Milan, Ricky Massara (Sempremilan)

Tentang pengganti Franck Kessie, AC Milan dikabarkan telah bergerak cepat dengan mengajukan tawaran Renato Sanches kepada Lille.

Namun Paolo Maldini sekarang menghadapi persaingan ketat dari Arsenal untuk mendapatkan tanda tangan pemain gelandang itu, seperti dikutip Tribun Jogja dari SempreMilan.

Sanches dianggap sebagai sosok yang tepat untuk menggantikan Franck Kessie yang kemungkinan besar akan meninggalkan Milan di akhir musim.

Pasalnya, pemain Pantai Gading itu belum menunjukkan iktikad baik dalam negosiasi perpanjangan kontraknya yang habis Juni 2022.

AC Milan dikabarkan masih berniat mencapai kesepakatan dengan tawaran berikutnya, tetapi selisih permintaan dan penawaran masih jauh.

Rossoneri bisa saja melepas mantan pemain Atalanta itu pada bursa transfer musim dingin dengan harga murah untuk menghindari kehilangan secara gratis.

Tentang si gelandang, Le10Sport melaporkan bahwa Barcelona juga menunjukkan minat untuk mengontrak Sanches selama musim panas.

Klub Spanyol bahkan disebut telah mencapai kesepakatan mengenai persyaratan pribadi tetapi tidak mencapai kesepakatan dengan Lille.

Imbasnya, sekarang pemain berusia 24 tahun itu menjadi bidikan dalam bursa transfer antara AC Milan dan Arsenal.

Sumber tersebut mengklaim bahwa Rossoneri telah mengajukan penawaran untuk Sanches; jumlahnya belum dipastikan tetapi tawaran telah dibuat.

Namun, The Gunners juga sangat tertarik dengan pemain internasional Portugal itu meski belum melakukan penawaran.

Dalam beberapa minggu mendatang, klub Liga Premier bisa beraksi dan mencoba dan merebut mantan pemain Bayern Munchen yang semakin dekat dengan Milan.

Artinya, Lille masih berpeluang menerima proposal dari klub yang mereka terima terlebih dahulu.

Terlebih AC Milan telah berpengalaman dalam mendatangkan pemain Lille dari Ligue 1, dengan sebelumnya dalam transfer Mike Maignan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved