Breaking News:

Berita Kabupaten Magelang

Sempat Ditutup Akibat Longsor, Akses Jalan Salaman-Kajoran Dibuka Kembali

Akses jalan Salaman-Kajoran, tepatnya Dusun Tidaran, Desa Banjaretno, Kecamatan Kajaoran, sudah bisa dilewati kendaraan roda dua maupun empat.

Dokumentasi BPBD Magelang
Petugas BPBD Magelang bersama warga dan rekawan lakukan pembersihan material longsor, Selasa (16/11/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magelang menyatakan akses jalan Salaman-Kajoran, tepatnya Dusun Tidaran, Desa Banjaretno, Kecamatan Kajaoran, sudah bisa dilewati kendaraan roda dua maupun  empat.

Sebelumnya, jalan penghubung dua Kecamatan ini tertutup akibat material tanah longsor dari tebing setinggi 5 meter.

Kepala Pelaksana BPBD Magelang, Edi Wasono menuturkan, pihaknya sudah melakukan pembersihan di lokasi kejadian sejak pagi tadi.

"Sudah dibersihkan dan bisa untuk melintas. Sekitar 40 petugas dikerahkan ke lokasi, penanganan sudah sampai 60 persen. Kemarin malam (15/11/2021) , akibat hujan deras terus mengguyur ketebalan longsor yang menutupi jalan hingga 2 meter," ujarnya, pada Selasa (16/11/2021).

Baca juga: Talud Setinggi 9 Meter Longsor, Jalan Penghubung Desa di Magelang Ditutup Sementara

Ia menambahkan, atas kejadian tersebut diperkirakan longsor susulan masih berpotensi terjadi kembali.

Sehingga, warga yang berada di sekitar lokasi diminta untuk mengungsi apabila terjadi hujan dengan durasi lama.

"Saat ini, runtuhan dinding tebing masih menggantung. Jadi, sangat berbahaya terjadi longsor susulan, terutama bagi warga yang berada di bawah tebing. Tadi, sudah kami koordinasikan dengan Kepala Desa setempat untuk terus memonitor kondisi di sana. Jika kondisi membahayakan warga diminta segera mengungsi, karena ancaman di lokasi masih ada," ujarnya.

Sementara pihaknya, tetap mengimbau masyarakat untuk agar menjauhi wilayah yang rentan terhadap bencana.

Diperkirakan, musim penghujan masih akan terus turun dengan intensitas ringan dan lebat dengan durasi yang cukup panjang 

"Tetap waspada, jangan mendekati daerah rawan. Tak hanga itu, kami pun mengimbau masyarakat untuk mengutamakan mitigasi bencana," urainya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved