Peserta Tak Lolos Passing Grade, 69 Formasi PPPK Non Guru Kota Yogyakarta Masih Kosong

Seperempat dari pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Non Guru diterima. Dari 224 peserta yang hadir, ada 47 peserta

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seperempat dari pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Non Guru diterima.

Dari 224 peserta yang hadir, ada 47 peserta yang dinyatakan diterima sebagai PPPK Pemerintah Kota Yogyakarta.

Kasubid Perencanaan dan Pengadaan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Yogyakarta, Himawan Andi Kuntadi mengatakan tidak semua formasi terisi.

Sebab ada 116 lowongan PPPK Non Guru.

Baca juga: Pemkab Bantul Upayakan Terwujudnya Tertib Adminduk di Lingkungan Sekolah

"Kemarin peserta yang hadir ada 244 peserta. Sedangkan yang dinyatakan diterima ada 47. Ada yang tidak terisi karena jumlah lowongan ada 116, sehingga yang masih kosong ada 69," katanya, Selasa (16/11/2021).

Ia menyebut peserta yang tidak lolos PPPK Non Guru karena nilainya rendah, artinya di bawah passing grade

"Karena tidak lolos passing grade. Terutama Kompetensi Teknis," sambungnya.

Berbeda dengan PPPK, Himawan mengungkapkan keterisian formasi CPNS Pemkot Yogyakarta belum bisa dilihat. Hal itu karena masih ada ujian seleksi lagi. 

Setelah peserta yang memenuhi syarat administrasi mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD). Peserta yang dinyatakan lolos SKD kemudian akan mengikuti ujian seleksi kompetensi bidang (SKB).

Baca juga: Sebanyak 1.457 Peserta Lolos ke Tahap SKB CPNS Pemkot Yogyakarta

Peserta yang lolos ke tahap SKB adalah peserta dengan nilai tinggi di formasinya. Jumlah peserta yang lolos adalah tiga kali formasi yang dibutuhkan.

"Ada 17.042 peserta yang mengikuti SKD CPNS Pemkot Yogyakarta. Dari seluruh peserta yang ikut ujian seleksi, hanya 1.457 orang. Kalau untuk CPNS belum bisa terlihat apakah ada formasi yang belum terisi atau tidak karena masih ada tes SKB," ujarnya. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved