Breaking News:

Yogyakarta Siapkan Langkah Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyiapkan lebih dari 3.400 bed di Rumah Sakit (RS) rujukan

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Iwan Al Khasni
Dok Tribunjogja.com
Mural Kampanye Protokol Kesehatan di kawasan Serangan, Kota Yogyakarta, Selasa (29/9/2020) 

Tribunjogja.com Yogyakarta -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyiapkan lebih dari 3.400 bed di Rumah Sakit (RS) rujukan.

Hal ini merupakan langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi penularan Covid-19 gelombang ketiga pasca libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Liburan tahun kemarin ada tiga momen libur panjang. Jadi Indonesia sampai sekarang belum berhasil membuat setelah liburan panjang itu tidak ada kenaikan kasus. Jadi kami hati-hati ke sana, kami harus siapkan," ucap Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY, Agus Priyanto, dalam podcast yang disiarkan Diskominfo DIY, kemarin.

Mitigasi gelombang tiga tersebut disusun berdasarkan pengalaman momen libur panjang sebelumnya.

Fokus penanganan adalah dengan menyiapkan segala sumber daya manusia, tempat tidur Covid-19, maupun ketersediaan oksigen.

Adapun saat ini, sudah ada 1.337 bed yang tersebar di 27 RS Rujukan Covid-19. Namun, tingkat keterisiannya tergolong minim, yakni hanya terisi sekitar 90 tempat tidur atau sekitar 5 persen dari total kapasitas.

"Tidak hanya bed juga tapi termasuk nakes, ambulans, oksigen, dan sebagainya kami siap seandainya ada lonjakan," terangnya.

Lebih jauh, pihaknya tak mempermasalahkan dibukanya sektor pariwisata. Sebab, kesehatan dan perekonomian harus berjalan beriringan dengan catatan penerapan protokol kesehatan harus menjadi perhatian utama.

Karenanya, dia meminta pengelola destinasi wisata untuk benar-benar melakukan pengawasan dan bertanggung jawab terkait penegakan protokol kesehatan di tempat wisata saat libur Nataru.

"Kita tetap menguatkan dari dua aspek kesehatan dan ekonomi. Yogya memang menerima pariwisata. Yang dijaga adalah di lingkungan dan diri kita,” ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved