Inilah 7 Golongan yang Mendapat Naungan Allah SWT di Hari Kiamat

Tidak ada naungan pada hari Kiamat kecuali naungan dari Allah SWT. Ada 7 golongan yang kelak mendapat naungan itu.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
bacaan.web.id
7 Golongan yang Mendapat Naungan dari Allah SWT 

TRIBUNJOGJA.COM – Hari Kiamat atau hari Akhir adalah hari dimana hancurnya alam semesta.

Semua kembali ke asal penciptanya, yaitu Allah SWT.

Meyakini adanya hari akhir merupakan salah satu kewajiban umat Islam.

Kondisi hari Akhir kelak adalah sesuai amalan yang dikerjakan di dunia.

Pada hari itu manusia tidak akan memikirkan hal lain kecuali nasibnya sendiri.

Rasulullah SAW menggambarkan situasi hari Akhir dengan bersabda,

"Pada hari kiamat, matahari didekatkan ke manusia hingga sebatas satu mil. Lalu mereka bercucuran keringat sesuai amal perbuatan mereka. Di antara mereka ada yang berkeringat hingga tumitnya, ada yang berkeringat hingga lututnya, ada yang berkeringat hingga pinggang dan ada yang benar-benar tenggelam oleh keringat." (HR Muslim)

Tidak ada naungan pada hari itu kecuali naungan dari Allah SWT.

Ada 7 golongan yang kelak mendapat naungan itu.

Siapa saja mereka?

Berikut 7 golongan yang mendapat naungan Allah SWT di hari Kiamat kelak:

1. Pemimpin yang Adil

Ilustrasi
Ilustrasi (Kompas.com)

Pemimpin adalah orang yang bertanggung jawab atas rakyat dan negerinya. Karena itu seorang pemimpin mendapat perhatian khusus dan menjadi salah satu dari tujuh golongan yang mendapat naungan Allah SWT. Allah SWT berfirman:

يٰدَاوٗدُ اِنَّا جَعَلْنٰكَ خَلِيْفَةً فِى الْاَرْضِ فَاحْكُمْ بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوٰى فَيُضِلَّكَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَضِلُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيْدٌ ۢبِمَا نَسُوْا يَوْمَ الْحِسَابِ ࣖ

Artinya: “Wahai Dawud! Sesungguhnya engkau Kami jadikan khalifah (penguasa) di bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu, karena akan menyesatkan engkau dari jalan Allah. Sungguh, orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.” (QS. As-Shad:26)

2. Seorang pemuda yang tumbuh dengan beribadah kepada Allah

Ilustrasi
Ilustrasi (aboutislam.net)

Golongan salanjutnya adalah orang yang hidupnya untuk beribadah kepada Allah SWT. Tidak sedikit orang menghabiskan masa mudanya untuk kehidupan duniawi semata. Allah SWT berfirman:

نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ نَبَاَهُمْ بِالْحَقِّۗ اِنَّهُمْ فِتْيَةٌ اٰمَنُوْا بِرَبِّهِمْ وَزِدْنٰهُمْ هُدًىۖ

Artinya: “Kami ceritakan kepadamu (Muhammad) kisah mereka dengan sebenarnya. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambahkan petunjuk kepada mereka.” (QS. Al-Kahfi:13)

3. Seorang pria yang hatinya melekat pada masjid

Ilustrasi
Ilustrasi (Azwar IPANK / AFP)

Allah SWT bersabda:

اِنَّمَا يَعْمُرُ مَسٰجِدَ اللّٰهِ مَنْ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَاَقَامَ الصَّلٰوةَ وَاٰتَى الزَّكٰوةَ وَلَمْ يَخْشَ اِلَّا اللّٰهَ ۗفَعَسٰٓى اُولٰۤىِٕكَ اَنْ يَّكُوْنُوْا مِنَ الْمُهْتَدِيْنَ

Artinya: “Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta (tetap) melaksanakan salat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada apa pun) kecuali kepada Allah. Maka mudah-mudahan mereka termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. At-Taubah:18)

Rasulullah SAW juga bersabda,

Laki-laki yang gemar ke masjid, bahkan para malaikat pun berdoa untuknya. "Ya Allah, berikan berkah kepadanya, ya Allah kasihanilah dia... " (HR. Abu Hurairah)

4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah, bertemu karena Allah, dan berpisah karena Allah

Iustrasi
Iustrasi (sumber)

Dari Abu Hurairah ra., dia berkata, Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:

"Sesungguhnya Allah berfirman pada hari kiamat: Dimanakah orang-orang yang saling mencintai karena Aku. Hari ini Aku menaungi mereka dalam naungan-Ku yang tidak ada lagi naungan kecuali naungan-Ku?" (HR Muslim)

5. Seseorang yang diajak berzina oleh wanita cantik dan berposisi tinggi tetapi dia menolak dan mengatakan: 'Saya takut kepada Allah'

Ilustrasi
Ilustrasi (Palembang.tribunnews.com)

Allah SWT berfirman dalam QS. An-Naziat ayat 40-41 yang artinya:

"Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, Maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya)."

6. Seseorang yang memberi amal dan menyembunyikannya, hingga tangan kirinya pun tidak tahu apa yang diberikan tangan kanannya dalam amal

Ilustrasi bersedekah
Ilustrasi bersedekah (Kompasiana.com)

Orang yang rajin bersedekah masuk salah satu golongan orang yang dinaungi saat di hari Akhir nanti. Rasulullah SAW bersabda,

Setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya hingga perkara di antara manusia diputuskan." (HR. Ahmad)

7. Seseorang yang berzikir kepada Allah dalam kesendirian hingga meneteskan air mata

Ilustrasi orang gemar berdzikir
Ilustrasi berdzikir saat sendiri(siakapkeli)

Nabi sallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda,

"Tidak ada yang lebih dicintai oleh Allah selain dua tetes dan dua tanda: Air mata tercurah karena takut kepada Allah, dan setetes darah tumpah di Jalan Allah. Dan untuk dua tanda, mereka adalah tanda yang disebabkan oleh jalan Allah, dan tanda yang disebabkan oleh memenuhi salah satu tugas yang diwajibkan oleh Allah." (HR. Hasan)

Itulah uraian golongan yang mendapat naungan Allah SWT.

Semoga kita termasuk orang-orang yang mendapat naungan-Nya di hari Kiamat kelak.

(MG – Endry Nur Latiefah)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved