Inspiring Beauty

Prestasi Nana Mazaya Menembus Batas Usia

Apa yang diraih perempuan pemilik nama Bety Ria Sersana ini bisa dikatakan menembus batas usia.

Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Agus Wahyu
TRIBUN JOGJA/BAYU RUSBIANTO
Bety Ria Sersana alias Nana Mazaya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Apa yang diraih perempuan pemilik nama Bety Ria Sersana ini bisa dikatakan menembus batas usia. Nana Mazaya, begitu ia akrab disapa, meraih prestasi di dunia balap sepeda saat usianya tak muda lagi, yakni 30-an.

Nana Mazaya mulai mendulang prestasi di dunia balap sepeda profesional sejak tiga tahun silam. Setidaknya, ia sudah naik podium juara 1 dan 2 sebanyak 7 kali dari beragam perlombaan balap sepeda yang ia ikuti.

Mulai Tour de Ambarukmo, Prudential, hingga Le Tour de Klaten, Nana Mazaya pernah mencicipi naik podium. Apa yang diraihnya ini memang terdengar mustahil, mengingat ia berangkat menjadi atlet balap sepeda di umur yang sudah tak muda lagi.

Jika dibandingkan para atlet balap sepeda lainnya, tentu Nana Mazaya kalah start. Namun, prestasi demi prestasi yang ia sukses bukukan menjadi bukti, bahwa selagi ada niat dan kesungguhan, umur bukan halangan.

"Aku awalnya juga ngga nyangka bisa naik podium, karena memang ikut balap sepeda tujuannya untuk hobi dan menguji diri sendiri sampai tahap mana. Bisa juara itu bonus semata," ungkap Nana Mazaya.

Prestasi Nana Mazaya patut diacungi jempol. Ia bisa mematahkan hitungan di atas kertas soal korelasi umur dan potensi seorang atlet menuai prestasi.

Usut punya usut, prestasi Nana Mazaya saat ini, ada benang merahnya dengan perjalanan kariernya di dunia olahraga. Sejak kecil, Nana Mazaya dikenalkan dengan dunia olahraga oleh ayahnya.

Nana Mazaya yang kala itu masih duduk di bangku SD, rutin diajak sang ayah lari pagi dengan jarak yang jauh. Di sekolah, Nana Mazaya menjadi bagian tim senam, yang kala itu, juga mengukir prestasi di berbagai perlombaan.

Selanjutnya, Nana Mazaya mendalami dunia seni beladiri dengan belajar taekwondo selama 9 tahun dan juga Inline Skate selama 2 tahun. Pengalaman di dunia olahraga inilah yang menjadi modal berharga Nana Mazaya terjun menjadi atlet balap sepeda.

"Mungkin beberapa olahraga yang sempat aku dalami itu membuat fisikku siap, ketika aku akhirnya terjun ke balap sepeda," kata Nana.

Balap sepeda sejatinya adalah hobi bagi Nana. Ia pun merasa tak pernah ada beban harus naik podium setiap kali mengikuti berbagai kejuaraan.

Bagi Nana Mazaya, balap sepeda menjadi self healing terbarunya. Sejak ia kehilangan sosok seorang ibu karena telah meninggal dunia, diakui Nana, menjadi hal yang terberat dalam hidupnya. Ia membutuhkan waktu lama untuk move on dari situasi tersebut.

"Aku tadinya merasa terpuruk dan sudah berdamai dengan diriku, karena kehilangan sosok ibu. Tapi, lambat laun aku akhirnya bisa menerima kenyataan dan dunia sepeda inilah yang bisa memberi aku ruang untuk merilis rasa kehilangan yang aku rasakan," ungkap Nana.

Bisnis Fashion Brand Sendiri
Perempuan kelahiran Ngawi, 10 Desember 1984 ini sudah merintis bisnis fashion muslimah sejak 2013 silam. Ia memroduksi sendiri beragam hijab dan kebutuhan fashion muslimah.

Brand Mazaya yang ia bangun kini menjadi salah satu merk fashion muslimah yang dikenal baik oleh konsumen di Yogyakarta dan kota lain di Indonesia. Panggilan Nana Mazaya merujuk pada brand Mazaya yang ia dirikan. Nana melihat peluang bisnis ini sejak ia lulus kuliah bidang IT.

"Perjalanan bisnis fashion ini juga tak semulus sesuai yang terlihat saat ini. Pernah juga mau bangkrut. Tapi, aku tetap berusaha melakukan yang terbaik dari hari ke hari, itu saja. Aku yakin usaha kita menjadi lebih baik akan menuai hasil terbaik," ungkap Nana.

Meski sudah menjadi seorang enterpreneur sukses, rupanya Nana masih menyimpan cita-cita lama yang ingin ia wujudkan, yakni menjadi seorang dosen. Ia pun sudah merampungkan program magister bidang IT.

"Kalau suatu saat diberi kesempatan ngajar ya, alhamdulillah. Sementara ini saya menikmati hasil jerih payah yang sudah saya bangun dan terus berusaha menjadi orang yang lebih baik dari hari ke hari," imbuh Nana. (yud)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved