Hikmah Shalat Sunah Tahiyatul Masjid Dua Rakaat
Jika salah seorang di antara kalian masuk masjid, maka janganlah duduk sebelum salat dua rakaat”
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
TribunJogja - Salat Tahiyatul Masjid adalah salat sunah dua rakaat. Salat ini baik dilakukan ketika seseorang masuk ke dalam masjid dan dilakukan sebelum duduk sembari menunggu waktu salat tiba.
Hukumnya salat sunah tahiyatul masjid adalah sunnah muakkad yaitu sunah yang didianjurkan untuk di jalankan.
Doa masuk dan keluar masjid
Jika salah seorang di antara kalian memasuki masjid, maka ucapkanlah ;
‘Allahummaftahlii abwaaba rahmatik’
Ya Allah, bukakanlah pintu-pintu rahmat-Mu
Jika keluar dari masjid, ucapkanlah:
Allahumma inni as-aluka min fadhlik’
Ya Allah, aku memohon pada-Mu di antara karunia-Mu
Salat sunnah tahyatal masjid adalah salat sunah yang dapat dikerjakan disetiap waktu.
Bahkan salat ini tidak ada waktu yang diharamkan untuk shalat.
Menurut pendapat yang paling kuat di kalangan ulama, yaitu pendapat Imam Syafi'i dan ulama lainnya, yang dikuatkan juga oleh Ibnu Taimiyah.
Cara mengerjakan salat tahiyatul masjid sama seperti mengerjakan shalat sunnah lainnya hanya niatnya saja yang berbeda.
Tahiyatul masjid tergolong sebagai penghormatan terhadap masjid.
Seolah - olah memberi ucapan salam ketika masuk ke suatu tempat untuk bertamu.
Sebagaimana seolah orang yang memberi salam kepada sahabatnya ketika bertemu.
Imam an nawawi berkata; bahwa sebagian yang lain mengibaratkannya dengan memberi salam kepada pemilik masjid.
Maksud dilakukannya shalat tahiyatul masjid adalah mendekatkan diri kepada Allah bukan kepada masjid.
Sebab seseorang yang masuk ke rumah orang lain yang diberi salam adalah pemilik bukan rumahnya.
Nabi Muhammad SAW Bersabda: diriwayatkan dari Abu Qatadah Al-Harits bin Rab’y Al-Anshary Radhiyallahu anhu, dia berkata,
“Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Jika salah seorang di antara kalian masuk masjid, maka janganlah duduk sebelum salat dua rakaat”
Apabila dikarenakan satu hal yang lebih wajib menyertai, maka dapat diganti dengan membaca
سُبْحَانَ اللهَ ، وَالْحَمْدُ ِلله ، وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ ، وَاللهُ أَ كْبَرْ
Subhanalloh Wabihamdihi Subhanallohil 'Adzim
Artinya ;
Maha suci Allah, Puji syukur kepada Allah, Tidak ada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar.
Lafadz atau Bacaan Niat Shalat Tahiyatul Masjid
اُصَلِّى سُنَّةً تَحِيَّةَ الْمَسْجِدِ رَكْعَتَيْنِ ِللهِ تَعَالَى
usholli sunnata tahiyyatal masjidi rok'ataini lillaahi ta'aalaa
Saya niat shalat sunnah tahiyatul masjid dua rakaat karena allah ta'ala.
Cara mengerjakan sholat Tahiyatul masjid
Cara dalam mengerjakan sholat sunnah tahiyatul masjid, sama dengan sholat sunnah lainnya, yakni dilakukan sebanyak 2 rekaat dengan 1 salam.
Hikmah Salat tahiyatul masjid
1. Tahiyatul masjid sebagai penghormatan terhadap masjid.
2. seolah menunjukan adab ketika bertamu.
3. Sarana memberi penghormatan kepada Allah swt.
Imam an nawawi berkata bahwa sebagian yang lain mengibaratkannya dengan memberi Salam kepada pemilik masjid.
Karena maksud dilakukannya salat tahiyatul masjid adalah mendekatkan diri kepada Allah bukan kepada masjid.
Sebab seseorang yang masuk ke rumah orang lain yang diberi salam adalah pemilik bukan rumahnya.
Sumber: Terjemahan Kitab fikih, Bab Salat. (MG - Ahmad Muhaimin Nurrudin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/hikmahsalat-sunah-tahiyatul-masjid-dua-rakaat.jpg)