Berita Persiba Bantul

Persiba Bantul Diharapkan Bangkit dan Raih Kembali Supremasi Sepak Bola Tanah Air

Terakhir kali meraih trofi juara Divisi Utama 2011 silam, sejak itu pula Laskar Sultan Agung meredup sinar kejayaannya di pentas sepak bola nasional.

instagram.com/pemkabbantul
Penggawa Persiba Bantul berfoto bersama Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih, pada peluncuran jersey yang akan mereka kenakan di Liga 3 DIY 2021. 

TRIBUNJOGJA.COM- Persiba Bantul resmi meluncurkan jersey yang akan mereka kenakan di kompetisi Liga 3 regional DIY 2021, di Rumah Dinas Bupati Bantul, Sabtu (13/11/2021).

Dihadiri langsung Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih, Laskar Sultan Agung diharapkan bangkit dan kembali meraih kejayaan sepak bola di Tanah Air.

Seperti diketahui, terakhir kali meraih trofi juara Divisi Utama 2011 silam, sejak itu pula Laskar Sultan Agung meredup sinar kejayaannya di pentas sepak bola nasional.

"Saya harap Persiba kembali meraih supremasi sepakbola tanah air seperti yang pernah diraih pada waktu lalu," kata Abdul Halim dilansir Tribun Jogja dari akun instagram resmi Pemkab Bantul.

Persiba Bantul yang akan menjalani laga perdana pada hari Minggu (14/11) di Stadion Mandala Krida melawan sesama wakil Bantul, JK United.

Pada kesempatan tersebut Bupati menyerahkan fasilitasi berupa perlengkapan olahraga berupa bola sepak dan sepatu bola.⁣

Selanjutnya Bupati mengatakan akan memberikan fasilitasi dan dorongan motivasi namun tidak bisa memberikan bantuan keuangan karena sesuai dengan peraturan saat ini klub sepakbola yang bermain di Liga Indonesia sudah tidak boleh mendapatkan suntikan APBD. Karena hal tersebut Bupati mendorong terbentuknya badan usaha yang akan dikelola Persiba sehingga bisa mandiri . ⁣

"Selain itu saya juga berharap kepada masyarakat Bantul untuk bahu membahu membangun Persiba agar kembali jaya," ujarnya.

Diperkuat Tiga Pemain Senior
Seperti diketahui, klub kebanggan Paserbumi dan CNF ini akan bersaing di Grup A Liga 3 DIY bersama Mataram Utama, JK United, PS HW dan Persig Gunungkidul.

Musim ini, Laskar Sultan Agung akan diperkuat sebanyak 24 pemain. Tiga di antaranya adalah pemain senior.

Ketiga pemain senior tersebut yakni eks kiper PSIM Yogyakarta, Ivan Febrianto, eks Sriwijaya FC Jajang Maulana, dan pemain senior asli Bantul, Johan Manaji.

Beberapa waktu lalu, Jajang Maulana menceritakan alasannya mau bermain untuk Persiba Bantul. Menurutnya, Persiba Bantul adalah klub yang besar dan punya sejarah di sepak bola Tanah Air.

Meskipun saat ini tim berjuluk Laskar Sultan Agung itu bermain di kasta ketiga sepak bola Tanah Air.

"Saya tahu kalau Persiba Bantul ini adalah tim besar di Indonesia, tim yang pernah main di kasta tertinggi. Persiba juga punya basis suporter yang besar, tidak masalah bagi saya buat main di sini," katanya.

Padahal ia bercerita jika sebelum bergabung di Persiba, dirinya sempat ditawari klub Liga 2 Indonesia. Namun ia belum mau mengambil kesempatan itu.

"Sempat ada tim Liga 2 yang menawari, tapi saya belum mau gabung waktu itu, ya karena ada beberapa faktor yang membuat saya masih belum bisa ikut ke tim itu," kata Jajang.

Bergabungnya Jajang ke Persiba sebagai salah satu pemain senior, tentu memiliki target tersendiri. Ia berujar kalau saat ini ingin membawa Persiba bisa disegani lagi Liga Indonesia, tentu dengan membawa tim kebanggaan masyarakat Bantul itu lolos Liga 3 Nasional lebih dulu.

"Pastinya, semua pemain senior di Persiba, termasuk Ivan dan Johan punya target ingin bawa Persiba lebih baik, bisa mengembalikan Persiba Bantul di kasta liga yang semestinya," jelas Jajang.

Dengan hadirnya Jajang di skuad asuhan Suwandi HS tentunya diharapkan dapat memperkuat barisan lini tengah, dan mengangkat mental para pemain muda dalam pertandingan.

Terlebih Jajang bakal diharapkan dapat membagi pengalamannya kepada pemain-pemain muda alias sebagai mentor di Persiba Bantul. (TRIBUNJOGJA.COM/ HAN)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved